Iim: Kecintaan Ustadz Abu kepada Indonesia Tak Perlu Dipertanyakan

Ia pun meminta polemik permasalahan tentang tandatangani syarat pembebasan Ustadz Abu tidak diangkat-angkat lagi.

Iim: Kecintaan Ustadz Abu kepada Indonesia Tak Perlu Dipertanyakan
Muhammad Jundii/INA
Putra Ustadz Abubakar Ba’asyir (ABB), Abdurrahim Ba’asyir alias Iim (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/01/2019).

Terkait

Hidayatullah.com– Putra Ustadz Abubakar Ba’asyir (ABB), Abdurrahim Ba’asyir alias Iim secara tegas meyakini tidak ada yang lebih setia dan cinta kepada Indonesia selain ayahnya.

Hal itu diungkapkan Iim menanggapi berita yang menyatakan bahwa Ustadz ABB tidak mau menandatangani syarat Bebas Bersyarat yang salah satu poinnya adalah patuh kepada Pancasila.

“Jika kita melihat di media lokal Indonesia, tampak ramai mengangkat tentang ustadz tidak mau menandatangani soal kesetiaan NKRI dan sebagainya. Kalau soal setia kepada negara Indonesia, saya yakin tidak ada yang lebih setia dan lebih cinta kepada Indonesia ini, daripada seorang Ustadz Abubakar Ba’asyir,” ujar Iim dalam konferensi pers bersama Tim Pengacara Muslim (TPM) di Jakarta Selatan, Senin (21/01/2019).

Baca: Achmad Michdan: 23 Desember Ustadz ABB Punya Hak Pembebasan Bersyarat

Alasan mengapa Ustadz ABB disebut yang paling cinta Indonesia, adalah, karena Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki ini meyakini bahwasanya kebaikan untuk negeri ini ada apabila rakyat taat kepada syariat Allah.

“Apabila negeri ini, bangsa ini tunduk kepada kehendak Allah dan aturan yang Allah tentukan untuk umat manusia, maka negeri ini mencapai kedamaiannya, akan mencapai baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Itulah yang beliau (ABB) suarakan. Dan ini bukan sehari dua hari, ini sejak tahun 1970 bahkan, dan beliau keluar masuk penjara terkait masalah ini,” jelas Iim.

Baca: Ustadz ABB Merespons Positif Yusril Mau Bantu Membebaskan

Karenanya, kecintaan Ustadz ABB terhadap Indonesia, ungkap Iim tidak perlu dipertanyakan, bahkan tidak perlu tandatangan. Iim bahkan menyebut mereka yang memaksa Ustadz ABB untuk tandatangan belum tentu lebih cinta kepada negara ini dibandingkan dengan Ustadz ABB .

Ia pun meminta polemik permasalahan tentang tandatangani syarat pembebasan ini tidak diangkat-angkat lagi, karena dengan adanya keputusan presiden yang akan membebaskan ABB, dapat mengesampingkan peraturan menteri tentang syarat pembebasan bersyarat.

“Kami berharap kepada seluruhnya, khususnya umat Muslim di negara ini untuk banyak mendoakan beliau supaya beliau proses kepulangan beliau dan pembebasan ini lancar, kemudian bisa kembali lagi kepada keluarga,” ujarnya.* Muhammad Jundii/Islamic News Agency

Baca: Dikunjungi Menhan, Keluarga Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !