Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Sekjen MUI: Indonesia Tak Boleh Tinggal Diam Soal Uighur

Derita Muslim Uighur
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menurut Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Anwar Abbas, masalah Uighur adalah masalah dalam negeri China. Namun, kata dia, bukan berarti pemerintah China bisa bebas berbuat semena-mena dan menginjak hak asasi rakyat Uighur.

“Dan kalau itu terjadi maka pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam dan harus angkat bicara,” tegasnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Sebab, terang Anwar, di dalam pembukaan UUD 1945, jelas-jelas dikatakan bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa. Oleh karena itu penjajahan dan atau pelanggaran hak asasi manusia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Baca: IMM Bela Muslim Uighur akan Demo Kedubes China

“Jadi di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara yang ada, Indonesia tidak boleh tinggal diam dan tidak peduli terhadap apa yang terjadi di negeri lain.

Kita harus menjadi bangsa yang secara serius dan sungguh-sungguh untuk menegakkan dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan seperti yang terdapat dalam sila kedua pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab,” serunya.

“Kita jangan takut untuk melakukan itu karena itu merupakan jati diri dan tugas suci kita sebagai bangsa,” tambah Anwar.

Baca: GIB Desak Pemerintah Indonesia Tekan China secara diplomatik

Para the founding fathers (pendiri bangsa) pun, kata dia, sangat menyadari dan menyatakan bahwa Indonesia bukanlah bangsa yang berjuang hanya untuk kepentingan dirinya sendiri saja, tapi juga bisa memberi arti dan makna bagi bangsa dan negara lain.

“Apalagi kita sudah menyatakan bahwa politik luar negeri kita adalah bebas aktif. Ini artinya kita tidak boleh tinggal diam. Tapi harus secara bebas dan aktif untuk menyuarakan dan memperjuangkan kebenaran dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan ini,” tegasnya menutup.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Wartawan Senior: Keterlaluan, Tempo masuk Jurnalisme Prasangka

Wartawan Senior: Keterlaluan, Tempo masuk Jurnalisme Prasangka

IIRO Targetkan Operasi Katarak untuk 5000 Pasien pada 2011

IIRO Targetkan Operasi Katarak untuk 5000 Pasien pada 2011

Din: Umat Shalat Dilarang ke Masjid tapi Izinkan Orang Menumpuk di Tempat Keramaian

Din: Umat Shalat Dilarang ke Masjid tapi Izinkan Orang Menumpuk di Tempat Keramaian

Sore Ini, Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri

Sore Ini, Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri

Menkes Izinkan Badan Usaha Memvaksinasi Covid-19 Mandiri

Menkes Izinkan Badan Usaha Memvaksinasi Covid-19 Mandiri

Baca Juga

Berita Lainnya