Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Sri: Awal Pembentukan Generasi Berkualitas dari Perut Ibu

Andi/hidayatullah.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan jajaran MUI pada pembukaan Kongres Muslimah Indonesia ke-2 di Jakarta, Senin (17/12/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Dalam membentuk generasi berkualitas, Sri Mulyani Menteri Keuangan, menerangkan, lingkungan keluarga adalah lingkungan pertama yang akan membentuk tipe manusia.

Demikian disampaikan sebagai keynote speech dalam pembukaan Kongres Muslimah Indonesia ke-2 yang diadakan oleh Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI Pusat di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Kongres ini mengambil tema “Ketahanan Keluarga dalam Membentuk Generasi Berkualitas di Era Globalisasi”.

Di lingkungan keluarga, kata Sri, peran ibu luar biasa penting.

Baca: Kongres Muslimah Indonesia II Bahas Ketahanan Keluarga

Ia mengutip Hadits yang bunyinya, “…Kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’”

Perempuan, kata Sri, sering senang dengan kutipan itu saja.

“Harusnya menjalankan bahwa kita memiliki peran tiga kali lebih penting. Kalau dalam keuangan, itu tiga ratus persen. Itu besar sekali,” ungkap ibu dari tiga anak ini.

Baca: Ketahanan Keluarga Modal Ketahanan Nasional

Ia menjelaskan, proses awal pembentukan generasi berkualitas dimulai dari perut ibu.

“Karena ibu yang sedang hamil, perasaannya membentuk perasaan anaknya, pikirannya membentuk pikiran anaknya. Maka yang dibaca, diucapkan, dirasakan ibu adalah proses membentuk generasi,” terangnya.

“Maka kalau ibu pandai, biasanya anaknya juga pandai. Itu adalah pengaruh yang luar biasa dari seorang ibu.”

Karenanya, lanjut Sri, kalau ingin menjadi generasi berkualitas, para ibu atau calon ibu harus siap menjadi tempat pertama proses pembentukan manusia yang berkualitas.

Proses ini, kata Sri tidak terputus. Setelah anak lahir dalam keluarga, ia akan masuk ke pendidikan, sekolah, masyarakat, dan lingkungan pergaulan, yang semuanya menurut Sri akan menentukan generasi berkualitas atau tidak berkualitas.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Sambangi DPR, UNHCR: Kondisi Warga Rohingya Masih Sangat Memprihatinkan

Sambangi DPR, UNHCR: Kondisi Warga Rohingya Masih Sangat Memprihatinkan

Masyarakat Diimbau Masifkan Gerakan Belanja di Warung Tetangga

Masyarakat Diimbau Masifkan Gerakan Belanja di Warung Tetangga

Aktivis Muhammadiyah: Berbahaya Menhan mau Tampar Pengucap “Kafir”

Aktivis Muhammadiyah: Berbahaya Menhan mau Tampar Pengucap “Kafir”

Menag Tegaskan Misi Kemanusiaan Agar Steril dari Upaya Pemurtadan

Menag Tegaskan Misi Kemanusiaan Agar Steril dari Upaya Pemurtadan

Tambah Lagi, 25 Santri Gontor Sembuh dari Covid-19, Hanya 4 Hari di RS

Tambah Lagi, 25 Santri Gontor Sembuh dari Covid-19, Hanya 4 Hari di RS

Baca Juga

Berita Lainnya