Hadapi Tantangan Global dengan Kekuatan Spiritual-Keterampilan

"Kalau kita kembali kepada ajaran al-Qur'an, niscaya persoalan apapun akan mendapat solusi dan diridhai Allah."

Hadapi Tantangan Global dengan Kekuatan Spiritual-Keterampilan
skr/hidayatullah.com
Jamaah Hidayatullah berhalaqah usai shalat subuh di Masjid Ar-Riyadh, Balikpapan, Kaltim, pada Silatnas Hidayatullah yang digelar pada 20-25 November 2018.

Terkait

Hidayatullah.com– Deklarasi Ummul Quro yang diluncurkan pada helatan Penutupan Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah lalu, disebut punya kekuatan yang bisa membentengi umat Islam sekaligus solusi bagi persoalan yang sedang membelit anak bangsa.

Hal itu dikatakan Pimpinan Umum Hidayatullah, Ustadz Abdurrahman Muhammad, dalam satu kesempatan taushiyah di hadapan jamaah Masjid Ar-Riyadh, Balikpapan, usai menunaikan shalat Isya berjamaah, baru-baru ini.

Menurut Abdurrahman, tantangan hidup di zaman global dan beratnya pertarungan budaya serta pemikiran membuat umat Islam, khususnya di negeri ini, harus punya bekal iman yang kuat.

Baca: Gol Silatnas Hidayatullah Peningkatan Kualitas Iman, Islam, Ihsan

Hal itu, terang Abdurrahman, hanya bisa diimbangi dengan kekuatan spiritual dan pembinaan ruhiyah yang intens di samping peningkatan skill dan potensi lainnya.

“Tantangan dakwah semakin berat ke depan. Tidak cukup dengan bekal biasa-biasa saja,” ucap ustadz yang tergolong santri senior di awal perintisan Hidayatullah.

Olehnya, Deklarasi Ummul Quro yang juga disebut Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH) dinilai sejalan dengan kebutuhan riil bangsa Indonesia sekarang.

“Gerakan ini harus dikuatkan selalu hingga menjadi kesadaran berjamaah dan membentuk sistem sosial di setiap keluarga, masyarakat, dan bangsa,” lanjutnya.

Baca: Silatnas Usai, Hidayatullah Luncurkan Gerakan Nawafil

Diketahui, Deklarasi Ummul Quro adalah seruan peningkatan kualitas iman yang mencakup menegakkan shalat wajib berjamaah di masjid, menjaga shalat malam, dan shalat sunnat rawatib lainnya, rutin membaca al-Qur’an satu juz perhari, dzikir dan wirid pagi sore, serta membiasakan infak setiap hari.

“Ini rumus al-Qur’an. Kalau kita kembali kepada ajaran al-Qur’an, niscaya persoalan apapun akan mendapat solusi dan diridhai Allah. Kita tidak mampu mengandalkan kecerdasan nalar dan teknologi saja, kecuali juga bermohon bimbingan dan hidayah-Nya,” pungkas Abdurrahman tegas.*

Baca: Naspi Arsyad Dorong Pemuda Kaltim Ambil Peran Nyata

Rep: Masykur Abu Jaulah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !