Rektor ITS Dorong Pendidikan “Menjadikan Orang Beragama”

“Justru yang ini diabaikan oleh pemerintah menurut saya gitu loh."

Rektor ITS Dorong Pendidikan “Menjadikan Orang Beragama”
skr/hidayatullah.com
Rektor ITS Joni Hermana (kiri) dan Dirjen Penguatan Inovasi Kemristekdikti Dr Jumain Appe di di Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, Senin (12/11/2018).

Terkait

Hidayatullah.com– Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Ir Joni Hermana, mendorong agar proses pendidikan di Indonesia juga menjadikan bagaimana menjadikan orang beragama.

Ia menyindir proses pendidikan di negeri ini yang menurutnya setengah-setengah.

Dimana katanya yang diajarkan cuma tentang pendidikan agama, tapi tidak bagaimana menjadi orang beragama, baik itu Islam, Kristen, Buddha, dan yang lainnya.

“Justru yang ini diabaikan oleh pemerintah menurut saya gitu loh,” sindirnya dalam acara silaturahim yang dirangkai Penyerahan Bantuan Pengolahan Air Siap Minum oleh Kemristekdikti di Pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/11/2018), sekaligus dilakukan peresmian unit pengolahan air dimaksud.

Baca: Komisi X: Pendidikan Dikelola untuk Tingkatkan Iman-Taqwa

Prof Joni menekankan pula peran lembaga pendidikan keislaman seperti pesantren termasuk milik ormas-ormas Islam dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

NU, Muhammadiyah, Hidayatullah, sebutnya antara lain, yang sejatinya banyak mempersembahkan untuk bangsa. “Mereka ini yang sesungguhnya menjaga keutuhan bangsa,” imbuhnya dalam acara yang berlangsung hangat itu.

Prof Joni pun mendorong pemerintah untuk senantiasa memberi perhatian terhadap pesantren, baik dari sisi pendidikan maupun dukungan-dukungan terhadap pendidikan, termasuk bantuan pengolahan air siap minum itu.

Baca: Sejumlah Catatan untuk RUU Pesantren

Ia menekankan bahwa memang sudah sepantasnya lah pemerintah membantu pesantren.]

“Sudah seharusnya pesantren dibantu,” ujarnya di depan Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemristekdikti Dr Jumain Appe, Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang juga tokoh masyarakat Kalimantan Timur Dr Ir Hetifah Sjaifudian, serta para pengurus pesantren dan santri.

Prof Joni lantas memuji pendidikan di pesantren yang kata dia mampu bangkit mandiri sekalipun tanpa bantuan pemerintah.

“Di Hidayatullah ini luar biasa sekali karena militansi yang luar biasa bagi santri-santriwatinya. Makanya saya selalu mau kalau diundang Hidayatullah,” ujarnya.

Baca: Kemristekdikti-DPR Dorong Perekonomian Ormas Hidayatullah

Pendidikan bukan hanya persoalan keilmuan dan tetek bengeknya. Yang juga penting dari pendidikan adalah tujuan yang ingin dicapai dari proses yang dijalaninya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI -yang membidangi pendidikan- Dr Ir Hetifah Sjaifudian mengingatkan soal tujuan pengelolaan pendidikan di negeri ini tentu bagi pendidik dan anak didiknya sekaligus.

“Bahwa pendidikan itu adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan,” ujarnya dalam sambutannya pada acara itu.

Dirjen Jumain menyatakan, pemerintah sangat mendorong pesantren terkhusus dalam program perekonomian seperti pengolahan air tersebut, yang langsung bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita ke depan meningkatkan kesejahteraan umat. Lewat pendidikan dan dukungan-dukungan pendidikan, termasuk pesantren yang pendidikannya sangat mandiri,” ujarnya.*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !