Senin, 24 Januari 2022 / 20 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Aksi Bela Tauhid Digelar di Jakarta, Lombok, Bandung

rozi/hidayatullah.com
Aksi Bela Tauhid di Mataram, Lombok, NTB, Jumat (26/10/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Aksi damai memprotes pembakaran bendera berkalimat tauhid digelar hampir serentak di berbagai kota hari ini, Jumat (26/10/2018). Informasi dihimpun, selain di Jakarta, aksi serupa juga digelar di Lombok, NTB, dan Bandung, Jawa Barat.

Ribuan massa menghadiri Aksi Bela Tauhid, bergerak antara lain dari kawasan Patung Kuda, dan Masjid Istiqlal, menuju kantor Menkopolhukam Wiranto di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Massa membawa berbagai atribut termasuk bendera putih bertuliskan dua kalimat tauhid warna hitam dan bendera hitam bertuliskan dua kalimat tauhid warna putih.

Massa menyampaikan tuntutan agar kepolisian mengambil tindakan hukum terhadap pembakar ‘bendera tauhid’ oleh oknum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Garut, Jawa Barat, beberapa waktu.

“Bela Kalimat Tauhid, Tangkap dan Adili Oknum Pembakarnya,” salah satu bunyi poster yang dibawa massa.

Di NTB, pantauan koresponden hidayatullah.com, sepanjang jalan protokol Kota Mataram penuh dengan massa.

Aksi dimulai dengan shalat berjamaah di Masjid Islamic Center – Hubbul Wathan Mataram.

Kemudian dilanjutkan dengan aksi penertiban barisan komando oleh gabungan ormasi Islam di NTB.

“Ini sangat luar biasa, aksi massa yang membeludak memenuhi jalan di luar ekspektasi panitia aksi,” ujar salah seorang panitia.

Barisan massa membentang hingga 2 kilomter dari Islamic Center menuju Kantor Polda NTB.

Sementara itu, Aksi Bela Tauhid serupa juga digelar di Bandung siang hari ini.* Rozi, SKR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

LPPOM MUI Perkenalkan Sistem Sertifikasi Halal Online Cerol V3.0

LPPOM MUI Perkenalkan Sistem Sertifikasi Halal Online Cerol V3.0

Mendikbud Nadiem Makarim ke PP Muhammadiyah Minta Maaf

Mendikbud Nadiem Makarim ke PP Muhammadiyah Minta Maaf

Prof Din di Moskow: Perlu Teologi Bersama tentang Kerukunan

Prof Din di Moskow: Perlu Teologi Bersama tentang Kerukunan

RUU KAMNAS Dinilai Bukti Kegagalan Pemerintah Jamin Keamanan Masyarakat

RUU KAMNAS Dinilai Bukti Kegagalan Pemerintah Jamin Keamanan Masyarakat

Wiranto tantang Sumpah Pocong soal 98, Haris: bak Katak dalam Tempurung

Wiranto tantang Sumpah Pocong soal 98, Haris: bak Katak dalam Tempurung

Baca Juga

Berita Lainnya