Selasa, 26 Januari 2021 / 12 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

IKAMI duga Pembakaran ‘Bendera Tauhid’ Penuhi Unsur Pidana

Bagikan:

Hidayatullah.com– Pengurus Pusat Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) menyatakan sangat mengecam dan mengutuk keras pembakaran ‘bendera tauhid’ di Garut, Jawa Barat, pada Ahad (21/10/2018) saat peringatan Hari Santri Nasional.

Oleh karena itu, IKAMI meminta kepada institusi penegak hukum (Polri) untuk dapat menindak tegas perbuatan yang dilakukan oknum anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Garut itu.

“Karena telah melakukan penghinaan terhadap keyakinan/tauhid umat Islam pada umumnya,” ujar Sekjend IKAMI Juju Purwantoro di Jakarta, Selasa (23/10/2018) kepada hidayatullah.com dalam pernyataannya.

Baca: Ketua GP Ansor: Tak Boleh Lagi Ada Pembakaran Seperti di Garut

Menurut IKAMI, patut diduga tindakan oknum Banser tersebut telah memenuhi unsur tindak pidana penodaan terhadap agama.

“Sesuai ketentuan pasal 156a KUHP yaitu; ‘Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia’,” jelasnya.

Baca: MUI Minta Polisi Gerak Cepat soal Pembakaran ‘Bendera Tauhid’

IKAMI pun meminta kepada aparat Polri untuk segera mengusut tuntas dan memproses hukum para pelaku pembakaran ‘bendera tauhid’ dan semua aktor di balik tindakan tersebut.

“Meminta segenap pengurus Banser untuk meminta maaf kepada umat Islam, atas perlakuan oknum anggotanya,” ujar Juju.

Baca: DPR Minta Pembakar “Bendera Tauhid” Diproses Secara Hukum

IKAMI meminta Banser untuk dapat kooperatif, terutama kepada aparat penegak hukum, atas tindakan yang sudah dilakukan oknum anggotanya, dan bertanggung jawab penuh secara hukum.

“Diharapkan kepada umat Islam bersikap tenang dalam hal menyikapi persoalan ini, dengan mempercayakan (kepada aparat hukum), dan tidak terpancing dalam hal melakukan tindakan provokatif yang dapat merugikan kepentingan umat Islam pada umumnya,” pungkasnya.*

Baca: Polres Garut: 3 Orang Diamankan terkait Pembakaran Bendera

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Staf ICT Watch: Keluarga Berperan Tangkal Bahaya Game Online

Staf ICT Watch: Keluarga Berperan Tangkal Bahaya Game Online

MUI Sumbar: Pernyataan Menag Soal Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah Tak Bijak, Abaikan Sikap MUI

MUI Sumbar: Pernyataan Menag Soal Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah Tak Bijak, Abaikan Sikap MUI

Wakil Walikota Bekasi: Insiden Al Barkah Upaya Adu Domba Umat Islam

Wakil Walikota Bekasi: Insiden Al Barkah Upaya Adu Domba Umat Islam

Buta Huruf, Saeni Mengaku Tidak Tahu Soal Perda Larangan Jualan

Buta Huruf, Saeni Mengaku Tidak Tahu Soal Perda Larangan Jualan

Sidang Isbat Awal Syawal 1439 H Digelar 14 Juni

Sidang Isbat Awal Syawal 1439 H Digelar 14 Juni

Baca Juga

Berita Lainnya