Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Minta Polisi Gerak Cepat soal Pembakaran ‘Bendera Tauhid’

andi/hidayatullah.com
Pimpinan MUI (Anwar Abbas, Yunahar Ilyas, Zainut Tauhid Sa'adi) bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo dalam konferensi pers di kantor MUI, Jakarta, Selasa (23/10/2018) soal kasus pembakaran 'bendera tauhid' oleh anggota Banser di Garut.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Merespons kasus pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat, MUI merasa prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut. Sebab telah menimbulkan kegaduhan di kalangan umat Islam.

“MUI mendorong dan mengimbau kepada semua pihak untuk menyerahkan masalah ini kepada proses hukum dan meminta kepada pihak kepolisian untuk bertindak cepat, adil, dan profesional,” ujar Sekjen MUI, Anwar Abbas, dalam jumpa pers di kantor pusat MUI lantai empat, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

MUI juga meminta kepada pihak-pihak yang telah melakukan tindakan itu untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya secara terbuka kepada umat Islam.

Baca: FUIB Lampung: Pembakaran ‘Bendera Tauhid’ Lukai Umat Islam

Kepada semua pihak, MUI memohon untuk menahan diri, tidak terpancing, dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu, agar ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan di kalangan umat serta bangsa tetap terjaga dan terpelihara.

Terakhir, MUI mengimbau kepada pimpinan ormas Islam, para ulama, kiai, ustadz, dan ajengan untuk ikut membantu mendinginkan suasana dan menciptakan kondisi yang lebih kondusif, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

Baca: Polres Garut: 3 Orang Diamankan terkait Pembakaran Bendera

Konferensi pers itu dihadiri Pimpinan MUI (Anwar Abbas, Yunahar Ilyas, Zainut Tauhid Sa’adi) dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo.

Sebelumnya, sejumlah oknum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) melakukan pembakaran bendera berkalimat tauhid pada peringatan Hari Santri Nasional di Garut, Ahad (21/10/2018).* Andi

Baca: DPR Minta Pembakar “Bendera Tauhid” Diproses Secara Hukum

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Dinilai Sudah Porak-porandakan Etika Persidangan, Ahok Layak Ditahan

Dinilai Sudah Porak-porandakan Etika Persidangan, Ahok Layak Ditahan

Indonesia Terancam Konflik jika Aliran Sesat Tumbuh Subur

Indonesia Terancam Konflik jika Aliran Sesat Tumbuh Subur

MasyaAllah, Sudah 120 Bayi Dibuang Sejak 2011

MasyaAllah, Sudah 120 Bayi Dibuang Sejak 2011

Daoed Joesoef Sebut Ada Bisnis Seks di Balik Kontes Ratu Kecantikan

Daoed Joesoef Sebut Ada Bisnis Seks di Balik Kontes Ratu Kecantikan

Terpilih, Nusron Wahid Ingin Ubah Citra Ansor

Terpilih, Nusron Wahid Ingin Ubah Citra Ansor

Baca Juga

Berita Lainnya