Sabtu, 22 Januari 2022 / 18 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Rakernas BMH, Turut Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan 

Muhammad Adianto/PENA
Penyaluran #Sedekah Air Bersih di Desa Tliu, Amanuban Timur, Timor Tengah Selatan, NTT oleh BMH.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dalam agenda tahunannya senantiasa menghadirkan program-program yang dibutuhkan kaum Muslimin melalui forum bersama, yang dilaksanakan secara nasional sekali dalam setahun yang disebut dengan Rakernas (Rapat Kerja Nasional).

“Hal ini harus kami lakukan mengingat zakat bukan sebatas menghimpun dan menyalurkan, tetapi bagaimana memiliki dampak perubahan secara nyata bagi mereka yang terkategori dalam penerima zakat, yakni delapan asnaf yang disebutkan Al-Qur’an, yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, budak, gharimin, sabilillah, dan ibnu sabil.

Artinya, zakat mesti dikelola secara profesional dan akuntabel,” terang Direktur Umum Laznas BMH Pusat, Marwan Mujahidin.

Baca: Bamsoet: Membangun Zakat dalam Pengentasan Kemiskinan Perlu Digalakkan

Zakat, belakangan ternyata memenuhi syarat dalam mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Sehingga menurutnya tidak berlebihan jika Laznas seperti BMH juga dapat berkontribusi aktif dalam hal mendorong terwujudnya beragam program dari tujuan SDGs (Sustainable Development Goals).

“SDGs diharapkan dapat menanggulangi berbagai masalah global, termasuk menghapuskan kemiskinan dan kelaparan, memajukan kesehatan dan pendidikan, kemitraan untuk mencapai tujuan, dan lain sebagainya.

Ini berarti, zakat dan laznas, dalam hal ini BMH juga dapat berkontribusi aktif ikut serta mewujudkannya. Dengan kata lain, zakat adalah solusi bagi pembangunan umat Islam dan umat manusia,” jelas Marwan.

Atas dasar itulah, musyawarah dalam wadah Rakernas, menjadi hal penting bagi BMH untuk memantapkan langkahnya ikut serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Baca: Mudahkan Umat Berzakat, BMH Luncurkan Aplikasi “Berbagi Kebaikan”

Mengingat Laznas BMH terlibat di dalam penggalangan, pengelolaan, dan penyaluran zakat untuk mendukung pencapaian program SDGs, maka Rakernas BMH yang akan diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 23-25 Oktober 2018 dinilai satu langkah penting yang mesti dihadirkan dan didukung bersama.

“Insya Allah Rakernas 2018 ini mengambil Tema “Menguatkan Program Pemberdayaan Berbasis SDGs dan IZN (Indeks Zakat Nasional) Menuju BMH Unggul,” tegas Marwan.

“Untuk itu, kami memohon doa dan dukungan dari seluruh kaum Muslimin, elemen bangsa dan negara, agar kiranya, niatan mulia ini mendapatkan kemudahan dari Allah Ta’ala, sehingga BMH sebagai laznas dapat menjadi lebih baik, semakin unggul, sehingga dapat semakin berkontribusi bagi pembangunana di Indonesia,” tutup Marwan.*

Baca: BMH dan Laznas Lain Bersinergi Bantu Korban Gempa NTB

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI: Kongres Ekonomi Umat sebagai Sinergi Potensi Umat

MUI: Kongres Ekonomi Umat sebagai Sinergi Potensi Umat

Aktivis: Jika Ada Kelompok Ngaku Pimpinan MCA Pasti Itu Palsu

Aktivis: Jika Ada Kelompok Ngaku Pimpinan MCA Pasti Itu Palsu

Tren Media Digital, Majalah Ummi mengaku tetap Dinanti

Tren Media Digital, Majalah Ummi mengaku tetap Dinanti

Mahfudz Sidik: BIN Perlu Tempatkan Perbinlu Di Turki

Mahfudz Sidik: BIN Perlu Tempatkan Perbinlu Di Turki

Wapres JK-Menlu Silaturahim ke MUI Bahas Pertemuan Ulama Trilateral

Wapres JK-Menlu Silaturahim ke MUI Bahas Pertemuan Ulama Trilateral

Baca Juga

Berita Lainnya