Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

KontraS: Indonesia Harus Beri Perhatian Penuh pada Uighur

Derita Muslim Uighur
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sektor kebijakan luar negeri Indonesia disoroti KontraS dalam evaluasi empat tahun kinerja HAM pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

KontraS menyerukan Indonesia, sebagai salah satu negara dengan demokrasi terbaik di kawasan ASEAN, harus bisa melebarkan sayap dalam memulai pembuatan kebijakan bersama di kawasan ASEAN dalam rangka pemenuhan HAM.

“Namun nyata-nyatanya Indonesia masih malu-malu atau ragu dalam hal merumuskan hal yang konkret terkait penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Myanmar,” kritik Nisrina Nadhifah, staf biro kampanye dan jaringan KontraS, dalam konferensi pers di kantor KontraS, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).

Baca: Derita Uighur: Diintai, Ditahan Massal, Disiksa, Keluarga Diceraiberaikan

Indonesia sebagai negara terdampak dan juga sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, kata KontraS, punya posisi tawar yang cukup kuat untuk mengambil inisiatif dalam merubah jalan cerita krisis Rohingya.

Juga sekaligus memancing negara-negara ASEAN yang lain untuk ikut berkontribusi dalam upaya meredam krisis Rohingya.

Usai konferensi pers, hidayatullah.com bertanya kepada koordinator KontraS, Yati Andriyani, mengapa KontraS tidak juga menyoroti kasus di penindasan terhadap minoritas Muslim Uighur di China?

Yati menjawab, KontraS tentu juga mendukung upaya-upaya untuk memastikan masyarakat Uighur mendapat jaminan perlindungan HAM.

Baca: Etnis Uighur Berkisah Penyiksaan dan Pemerkosaan di ‘Kamp Cuci Otak’ China [1]

“Harusnya Indonesia juga memberikan perhatian penuh kepada kelompok minoritas Uighur. Karena apapun latar belakang seseorang, apapun agama seseorang, apapun identitas seseorang, dia tetap harus dilindungi dan dijamin hak-haknya,” tegas Yati.

Dengan posisi strategisnya di ASEAN, kata Yati, Indonesia seharusnya bisa mengambil kepemimpinan untuk memantau dan berkontribusi dalam melindungi warga Uighur yang menjadi korban pelanggaran HAM.* Andi

Baca: Dunia Harus Desak China atas Kejahatan pada Uighur

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

“Spanduk” LDII Ikut Ramaikan Musda MUI Jatim

“Spanduk” LDII Ikut Ramaikan Musda MUI Jatim

Bintang Porno Asing Bertaburan di Jakarta

Bintang Porno Asing Bertaburan di Jakarta

Andi Mallarangeng Ditahan KPK, Khatib di Cipinang Sebut Koruptor Tidak Sabar

Andi Mallarangeng Ditahan KPK, Khatib di Cipinang Sebut Koruptor Tidak Sabar

Pemerintah Tetapkan Ramadhan Rabu Besuk

Pemerintah Tetapkan Ramadhan Rabu Besuk

DPR: Pemerintah RI Mesti Tegur Myanmar

DPR: Pemerintah RI Mesti Tegur Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya