Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

KPAI Minta Polisi Usut Tuntas Pemerkosaan Anak Pengungsi

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Jumpa pers KPAI di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Seorang anak siswa kelas 1 SD (7 tahun), korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, yang mengungsi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dikabarkan diperkosa tiga pemuda di tempat pengungsiannya pada Selasa (16/10/2018) sore.

Menanggapi kasus ini, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto meminta pihak kepolisian mendalami kasus pemerkosaan anak korban bencana Palu secara utuh. Tentang siapa pelakunya dan siapa saja yang terlibat, baik terlibat langsung, maupun tidak langsung.

Baca: Pengungsi Sigi Cari Bantuan Lewat Facebook, Relawan Datang

Selain itu, tambahnya, perlu pemulihan kondisi korban secara tuntas, mengingat kondisinya masih usia anak.

“Ini semata-mata untuk menyelamatkan masa depan korban,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Kamis (18/10/2018).

Susanto juga mengimbau masyarakat agar membantu mengawasi anak saat bermain dimanapun berada, termasuk di lingkungan tempat tinggal.

Baca: Pengungsi Palu Sebagian Lebih Butuh Makanan dan Layanan Kesehatan

“Pastikan anak aman dan tidak menjadi korban kekerasan seksual,” katanya mengingatkan.

Kasus tersebut sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polrestabes Makassar.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

STQ Diharapkan Dorong Masyarakat Pelajari Al Quran

STQ Diharapkan Dorong Masyarakat Pelajari Al Quran

Mobile Masjid Nusantara jadi Panggung Utama Kajian Anak Muda

Mobile Masjid Nusantara jadi Panggung Utama Kajian Anak Muda

Usai Dilantik Jokowi akan Kunjungi Partai Komunis China

Usai Dilantik Jokowi akan Kunjungi Partai Komunis China

Inilah Fasilitas yang Diperoleh Para Imigran Syiah di Balikpapan

Inilah Fasilitas yang Diperoleh Para Imigran Syiah di Balikpapan

MUI Jatim Desak Walikota Surabaya Tutup Dolly

MUI Jatim Desak Walikota Surabaya Tutup Dolly

Baca Juga

Berita Lainnya