Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Harga BBM Naik Ditunda dalam ‘Sekejap’, Dinilai Bak Sopir Ugal-ugalan

jengat
Bagikan:

Hidayatullah.com– Baru-baru ini, pemerintah menaikkan harga per liter BBM jenis Premium menjadi Rp 7.000 untuk Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) serta Rp 6.900 di luar Jamali.

Dalam ‘sekejap’ alias sekitar sejam kemudian, kebijakan itu dianulir oleh pemerintah sendiri.

Perubahan kebijakan dalam waktu cepat ini, menurut politisi PKS, Mardani Ali Sera, menunjukkan manajemen pemerintahan berjalan buruk dan tidak mencerminkan profesionalitas.

“Seperti sopir yang belok kiri kanan dengan ugal-ugalan,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Jumat (12/10/2018).

Menurutnya, akan selalu terjadi tarik-menarik antara kondisi fundamental yang berantakan dengan pencitraan yang selalu diutamakan.

“Ujung akhirnya kita kian tidak menuju titik fundamental yang tangguh. Kita perlu pemimpin yang tegas dan berani,” kata dia.

Sebelumnya diketahui, pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, mengatakan, pemerintah mempertimbangkan, sesuai arahan Presiden, bahwa premium mulai Rabu (10/10/2018) disesuaikan harganya.

Tapi satu setengah jam kemudian, yaitu pukul 19.00 WITA, Deputi Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengumumkan keputusan kenaikan harga premium ditunda.

“Menteri BUMN (Rini Soemarno) sudah meminta kepada Pak Jonan untuk menunda (kenaikan harga premium),” kata dia.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

DPR Ajak Masyarakat Ikut Awasi Keberadaan TKA Ilegal

DPR Ajak Masyarakat Ikut Awasi Keberadaan TKA Ilegal

Anggota MPR: Indonesia Harus Jadi Inisiator Ketertiban Dunia

Anggota MPR: Indonesia Harus Jadi Inisiator Ketertiban Dunia

Patrialis: Banyak Produk UU Bermasalah

Patrialis: Banyak Produk UU Bermasalah

NU dan Muhammadiyah Akan Pimpin Pertemuan Parpol Islam

NU dan Muhammadiyah Akan Pimpin Pertemuan Parpol Islam

Din Tak Setuju Alumni bawa nama Gontor deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

Din Tak Setuju Alumni bawa nama Gontor deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

Baca Juga

Berita Lainnya