Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ratna Sarumpaet Cerita ke Prabowo soal Dikeroyok 3 Orang

twitter
Prabowo Subianto dan Ratna Sarumpaet (kanan).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ratna Sarumpaet, salah seorang anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno yang dianiaya orang tidak dikenal kondisinya mulai membaik. Bahkan, Ratna melaporkan kejadian naas yang menimpanya tersebut ke calon presiden Prabowo Subianto.

“Sore ini setelah agak pulih ia melaporkan ke Pak Prabowo kejadian yang menimpanya. Pak Prabowo didampingi Pak Amien Rais dan Fadli Zon,” kata Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang, Selasa (02/10/2018) sebagaimana siaran pers diterima hidayatullah.com.

Baca: Ratna Sarumpaet Dikeroyok, Fahira: Level Terendah Manusia itu Penganiaya Perempuan

Nanik menceritakan, Ratna dihajar tiga orang 21 September yang lalu di sekitar Bandara Husein Saatranegara, Bandung, Jawa Barat. Malam itu seusai acara konferensi dengan peserta beberapa negara asing di sebuah Hotel, Ratna naik taksi dengan peserta dari Sri Lanka dan Malaysia.

“Mbak Ratna sebetulnya agak curiga saat tiba-tiba taksi dihentikan agak jauh dari keramaian. Nah saat dua temannya yang dari luar negeri turun dan berjalan menuju Bandara, Mbak Ratna ditarik tiga orang ke tempat gelap, dan dihajar habis oleh tiga orang, dan diinjak perutnya,” ungkapnya.

Setelah dipukuli, Ratna dilempar ke pinggir jalan aspal, sehingga bagian samping kepalanya robek. Menurut pengakuan Ratna, kejadiannya sangat cepat sehingga sulit mengingat bagaimana urutan kejadiannya.

Baca: Laskar FPI Kawal Rumah Neno Warisman Cegah Isu Pengepungan

“Mbak Ratna masih sedikit sadar saat dia kemudian dibopong sopir taksi dan dimasukkan ke dalam taksi. Oleh sopir taksi, Mbak Ratna diturunkan di pinggir jalan di daerah Cimahi.”

Dengan sisa-sisa tenaga, imbuh Nanik, Ratna mencari kendaraan menuju rumah sakit di Cimahi serta menelepon temannya seorang dokter bedah dan langsung ditangani.

“Mbak Ratna malam itu juga langsung balik ke Jakarta, dan dalam situasi trauma habis dia harus berdiam diri selama 10 hari. Barulah hari Minggu lalu dia memanggil Fadli Zon ke rumahnya, dan baru semalam Fadli Zon melaporkan ke Pak Prabowo, dan hari ini di suatu tempat menemui Pak Prabowo,” pungkas Nanik.*

Baca: Ratna Sarumpaet: Amnesty International tak Menggubris ‘Pembantaian Massa 411’

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Waspada, Anak Menonton TV Lebih Lama Dibanding Sekolah

Waspada, Anak Menonton TV Lebih Lama Dibanding Sekolah

Muhammadiyah Tetap Minta Pembahasan RUU Ormas Dihentikan

Muhammadiyah Tetap Minta Pembahasan RUU Ormas Dihentikan

BKSAP: Lembaga Internasional Harus Hormati Putusan Hakim, Jangan Intervensi

BKSAP: Lembaga Internasional Harus Hormati Putusan Hakim, Jangan Intervensi

Tak Mau Disamakan dengan UINSA, Mahasiswa UIN Jakarta Lakukan Ospek Simpatik

Tak Mau Disamakan dengan UINSA, Mahasiswa UIN Jakarta Lakukan Ospek Simpatik

Ini Alasan Din Syamsuddin Yogyakarta Jadi Tempat  Kongres Umat Islam

Ini Alasan Din Syamsuddin Yogyakarta Jadi Tempat Kongres Umat Islam

Baca Juga

Berita Lainnya