Selasa, 19 Oktober 2021 / 13 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Panglima Berangkatkan Prajurit TNI ke Donggala

liputan6
Bagikan:

Hidayatullah.com– Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberangkatkan Prajurit TNI ke lokasi bencana gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter yang mengguncang wilayah Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (29/09/2018).

Dalam pengarahannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, Prajurit TNI harus selalu siap melaksanakan panggilan tugas negara, termasuk melaksanakan operasi kemanusiaan korban gempa yang terjadi di Donggala pada Jumat sore tanggal 28 September 2018.

“Prajurit TNI yang ada di wilayah seperti Yonif 711/Raksatama dan Yonif 714/Sintuwu Maroso sudah melaksanakan bantuan kemanusiaan awal, namun mereka harus dibantu karena kekuatan dan peralatannya terbatas untuk melaksanakan pertolongan kepada korban,” ucap Panglima TNI dalam rilis Puspen TNI diterima hidayatullah.com malam ini.

Baca: Di Palu 384 Orang Meninggal, BNPB Belum Dapat Data Donggala

Lebih lanjut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan tentang informasi terakhir kondisi korban gempa rata-rata mengalami trauma kepala dan patah tulang.

Oleh karena itu, lanjutnya, siapkan peralatan untuk kasus-kasus tersebut dan selalu lakukan tindakan dalam menangani korban dengan hati-hati.

“Laksanakan prosedur dan awasi dengan baik, sehingga niat kita untuk menolong dan menyelamatkan korban bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Di akhir pengarahannya, Panglima TNI mengingatkan Prajurit TNI yang akan melaksanakan tugas kemanusiaan agar menjaga kesehatan, jangan sampai niat ingin membantu korban justru prajurit sendiri yang sakit.

“Jaga kesehatan dan siapkan tenaga serta laksanakan tugas ini dengan keikhlasan untuk menolong korban bencana gempa bumi,” katanya.

Baca: Tsunami Palu dan Donggala, Sejumlah Korban Meninggal, Kondisi Darurat

Di hadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan, pengiriman Prajurit TNI ke lokasi bencana alam gempa bumi Donggala sebagai tindak lanjut perintah Presiden RI Joko Widodo melalui telepon agar segera memberangkatkan Prajurit TNI dalam rangka memberikan pertolongan kepada korban gempa bumi dan tsunami.

“Pagi ini, TNI kirim tim kesehatan dari Batalion Kesehatan (Yonkes) dan KRI Dr. Soeharso-990 atau Rumah Sakit terapung yang akan segera berangkat ke Donggala dengan membawa dokter spesialis tulang,”tuturnya.

Ditambahkan oleh Panglima TNI bahwa TNI telah mengirim pesawat helikopter dengan peralatannya untuk melihat kerusakan tower di bandara dan pemantauan udara untuk memetakan tingkat kerusakan di wilayah yang diguncang bencana.

Baca: [Foto] Kondisi Palu Pasca Tsunami

“Selain itu, akan dilakukan pula pemantauan udara untuk memetakan tingkat kerusakan di wilayah yang diguncang bencana, termasuk untuk memastikan kondisi landasan yang akan didarati pesawat Hercules yang membawa bantuan,” pungkasnya.

Adapun personel yang diberangkatkan ke Donggala dibagi menjadi 3 sorti.

Sorti pertama, yaitu Yonkes 1 Divisi 1/Kostrad 52 orang dan Satkomlek TNI 23 orang dengan menggunakan Pesawat Hercules A-1320. Sorti kedua: Puspen TNI 3 orang, Basarnas 35 orang, dan Kemkominfo 2 orang dengan menggunakan pesawat CN-A 295. Sedangkan sorti ketiga yaitu Yonbekang 1 Divisi 1/Kostrad 30 orang, Yonzipur 9 Divisi 1/Kostrad 20 orang, dan Pasmar I/Jakarta 52 orang.*

Baca: Warga Palu Mengungsi ke Gunung: Gempa Susulan Masih Terjadi

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Baru Dilantik, Unpad Copot Wakil Dekan karena Alasan Berlatar Belakang Mantan HTI

Baru Dilantik, Unpad Copot Wakil Dekan karena Alasan Berlatar Belakang Mantan HTI

LPPOM MUI Punya Alat Cepat Deteksi Daging Babi

LPPOM MUI Punya Alat Cepat Deteksi Daging Babi

Kawal Kasus Ahok, Komando 1912/KOKAM Siap Ikut Aksi 55

Kawal Kasus Ahok, Komando 1912/KOKAM Siap Ikut Aksi 55

Negara Hanya Akui Pernikahan Berdasar Hukum Agama

Negara Hanya Akui Pernikahan Berdasar Hukum Agama

PTAIN Wilayah Barat Keluhkan Kesenjangan Anggaran Pendidikan

PTAIN Wilayah Barat Keluhkan Kesenjangan Anggaran Pendidikan

Baca Juga

Berita Lainnya