Senin, 18 Januari 2021 / 4 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

[Foto] Kondisi Palu Pasca Tsunami

ist.
Bangunan pendidikan rusak di kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Gempa dan tsunami melanda Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (28/09/2018).

Sebagian warga dilaporkan terpaksa mengungsi ke gunung saat gempa terjadi.

Pasca tsunami kemarin, informasi diterima hidayatullah.com, sebagian warga sudah kembali ke rumah mereka.

Baca: Tsunami Palu dan Donggala, Sejumlah Korban Meninggal, Kondisi Darurat

Dalam foto-foto eksklusif didapatkan hidayatullah.com, Sabtu (29/09/2018), dari warga asal Sulteng Drs Muhammad Arasy yang juga Ketua Departemen Sosial DPP Hidayatullah, tampak sejumlah bangunan dan fasilitas di kawasan Tondo, Palu, rusak akibat gempa dan tsunami.

Bangunan di kompleks pendidikan Pondok Pesantren Hidayatullah di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

Tempat tinggal warga rusak di kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018).[Foto: Ist./hidayatullah.com]

Baca: Gempa dan Tsunami Palu, Warga Mengungsi ke Gunung

Arasy bertutur, saat gempa terjadi tadi, warga berlarian meninggalkan kediaman mereka, termasuk kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Palu di Tondo, untuk menyelamatkan diri. Tondo terletak di bibir Teluk Palu.

Kawasan pesisir di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

Sejumlah fasilitas seperti kabel listrik terputus di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

Informasi yang sempat diperoleh dari sana bahwa saat gempa terjadi, bangunan-bangunan di situ bergoyang hebat.

Kendaraan bergeser saat terparkir di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

“Masjid goyang seperti loyang yang digoyang itu. Pecah-pecah kacanya, berhambur, dindingnya retak. Terbongkar. Setelah itu, enda ngerti lagi perkembangan pondok,” ujarnya kepada hidayatullah.com semalam.*

Baca: Tsunami Palu Setinggi 1,5 Meter

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Polisi Diminta Ubah Paradigma Penanggulangan Terorisme

Polisi Diminta Ubah Paradigma Penanggulangan Terorisme

LPPOM MUI Siap Hadapi MEA dengan Sertifikasi Halal

LPPOM MUI Siap Hadapi MEA dengan Sertifikasi Halal

MUI Luncurkan TV untuk Mudahkan Sosialisasi Fatwa dan Produk halal

MUI Luncurkan TV untuk Mudahkan Sosialisasi Fatwa dan Produk halal

Prabowo Setop Pidato Kampanye saat Azan Berkumandang di Manado

Prabowo Setop Pidato Kampanye saat Azan Berkumandang di Manado

12 Elemen WNI di Saudi Tolak Rencana Pengiriman TKW

12 Elemen WNI di Saudi Tolak Rencana Pengiriman TKW

Baca Juga

Berita Lainnya