Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

[Foto] Kondisi Palu Pasca Tsunami

ist.
Bangunan pendidikan rusak di kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Gempa dan tsunami melanda Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (28/09/2018).

Sebagian warga dilaporkan terpaksa mengungsi ke gunung saat gempa terjadi.

Pasca tsunami kemarin, informasi diterima hidayatullah.com, sebagian warga sudah kembali ke rumah mereka.

Baca: Tsunami Palu dan Donggala, Sejumlah Korban Meninggal, Kondisi Darurat

Dalam foto-foto eksklusif didapatkan hidayatullah.com, Sabtu (29/09/2018), dari warga asal Sulteng Drs Muhammad Arasy yang juga Ketua Departemen Sosial DPP Hidayatullah, tampak sejumlah bangunan dan fasilitas di kawasan Tondo, Palu, rusak akibat gempa dan tsunami.

Bangunan di kompleks pendidikan Pondok Pesantren Hidayatullah di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

Tempat tinggal warga rusak di kompleks Pondok Pesantren Hidayatullah di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018).[Foto: Ist./hidayatullah.com]

Baca: Gempa dan Tsunami Palu, Warga Mengungsi ke Gunung

Arasy bertutur, saat gempa terjadi tadi, warga berlarian meninggalkan kediaman mereka, termasuk kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Palu di Tondo, untuk menyelamatkan diri. Tondo terletak di bibir Teluk Palu.

Kawasan pesisir di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

Sejumlah fasilitas seperti kabel listrik terputus di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

Informasi yang sempat diperoleh dari sana bahwa saat gempa terjadi, bangunan-bangunan di situ bergoyang hebat.

Kendaraan bergeser saat terparkir di Tondo, Palu, Sulawesi Tengah, pasca dihantam gempa dan tsunami, Jumat (28/09/2018). [Foto: Ist./hidayatullah.com]

“Masjid goyang seperti loyang yang digoyang itu. Pecah-pecah kacanya, berhambur, dindingnya retak. Terbongkar. Setelah itu, enda ngerti lagi perkembangan pondok,” ujarnya kepada hidayatullah.com semalam.*

Baca: Tsunami Palu Setinggi 1,5 Meter

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Bogor Akan Jadi Kota Tanpa Rokok

Bogor Akan Jadi Kota Tanpa Rokok

FPI: “Kami bukan Sweeping tapi Monitoring Damai”

FPI: “Kami bukan Sweeping tapi Monitoring Damai”

Kunjungi PBNU, Dino Promosi Konsep Nasionalisme Unggul

Kunjungi PBNU, Dino Promosi Konsep Nasionalisme Unggul

Muzadi: Perayaan Hari Kemerdekaan Israel Bebani Pemerintah

Muzadi: Perayaan Hari Kemerdekaan Israel Bebani Pemerintah

Perkembangan Islam Dunia Menggembirakan, DMI Ajak Pemuda Hidayatullah Bersinergi Memasyarakatkan Qur’an

Perkembangan Islam Dunia Menggembirakan, DMI Ajak Pemuda Hidayatullah Bersinergi Memasyarakatkan Qur’an

Baca Juga

Berita Lainnya