Selasa, 25 Januari 2022 / 21 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Polri: Teriakan Tauhid di Video Pengeroyokan Haringga Hoax

Seorang tersangka memperagakan tindakannya saat rekonstruksi pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum bobotoh terhadap seorang suporter Persija, Haringga Sirla di Stadion GBLA, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/9/2018). Rekontruksi tersebut dilakukan ‎untuk mendapatkan gambaran jelas tentang terjadinya tindak pidana pengeroyokan hingga menghilangkan nyawa Haringga Sirla tersebut, serta untuk menguji kebenaran keterangan para tersangka dan saksi.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menegaskan, teriakan kalimat tauhid “Lailaha illallah” dalam video pengeroyokan yang menewaskan seorang Jakmania Haringga Sirila adalah hasil editan.

“(Itu) hoax. Mudah sekarang edit (video),” terangnya kepada hidayatullah.com Jakarta, Kamis (27/09/2018).

Mabes Polri, kata Setyo, sedang mengejar pembuat dan penyebar hoax itu.

Sebelumnya, beredar video pengeroyokan Haringga oleh oknum pendukung Persib. Dalam video itu, terdengar kalimat tauhid “Lailaha illallah”.

Sementara itu, Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Polda Jabar masih menyelidiki seseorang yang mengedit dengan memotong video pengeroyokan dan membubuhkan kalimat tauhid berulang-ulang.

Pihak kepolisian pun mendalami pelaku yang mengedarkan atau mem-viral-kan video hoax tersebut.

“Itu adalah editan, semua hoax. Aparat kepolisian langsung bersurat kepada Kominfo untuk melakukan take down video,” kata Dedi di Jakarta, Kamis lansir Antara.

Polisi menyita gawai yang digunakan untuk merekam kejadian yang merupakan milik salah seorang tersangka untuk memprovokasi dengan mengunggah ke media sosial.

Gawai tersebut juga menjadi salah satu barang bukti penyidik satreskrim Bandung untuk mengungkap delapan tersangka pengeroyokan.

Polda Bandung masih mendalami hasil rekonstruksi untuk pendalaman lebih lanjut dan menangkap yang belum ditangkap.

Ada pun insiden pengeroyokan suporter Persija, Haringga Sirla (23) terekam dan tersebar di media sosial. Video berdurasi 22 detik itu memperlihatkan seorang pemuda yang tengah dihajar sejumlah orang meski dalam keadaan sudah tak berdaya.

Namun, kemudian muncul potongan video tersebut dengan kalimat tauhid selama pengeroyokan terjadi.

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

AILA Sebut Penerapan Permendikbud terkait Kekerasan Seksual di Kampus Rawan “Dimonopoli”

AILA Sebut Penerapan Permendikbud terkait Kekerasan Seksual di Kampus Rawan “Dimonopoli”

BNPT Afghanistan

BNPT Imbau Masyarakat Bijak Menyikapi Pemberitaan Konflik di Afghanistan

Minta Kader NasDem Viktor Dihukum, FUI Datangi Pimpinan DPR

Minta Kader NasDem Viktor Dihukum, FUI Datangi Pimpinan DPR

Para Kiai Pindah Ke PPP Karena Merasa Dikhiantai

Para Kiai Pindah Ke PPP Karena Merasa Dikhiantai

Jumlah Perokok Anak Makin Menghawatirkan

Jumlah Perokok Anak Makin Menghawatirkan

Baca Juga

Berita Lainnya