Rabu, 19 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Wantim MUI Ingatkan Bahaya Pembiaran Komunisme dan Liberalisme

Bagikan:

Hidayatullah.com– Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) menggelar rapat pleno di kantor MUI, Jakarta, Rabu (26/09/2018) siang membahas masalah-masalah keorganisasian, keumatan, dan kebangsaan.

Di antara hasil rapat tersebut adalah Wantim MUI memaparkan sejumlah ancaman terhadap bangsa ini.

Wantim MUI mengingatkan akan bahayanya sejumlah paham/isme yang merebak dan merajalela pada bangsa Indonesia dewasa ini secara penetratif. Paham/isme/ideologi/pikiran-pikiran tersebut bertentangan secara diametral dengan agama dan falsafah bangsa, Pancasila.

“Di antara ideologi berbahaya tersebut adalah komunisme yang anti Tuhan dan agama yang terakhir ini mengemuka secara leluasa dalam kehidupan bangsa dan dalam berbagai penjelmaan dan manifestasinya,” ujarnya Ketua Wantim MUI Prof Din Syamsuddin.

Baca: Din Syamsuddin Pidato di Kongres Yahudi Sedunia

Selain komunisme, ideologi berbahaya lainnya adalah liberalisme dan radikalisme. Liberalisme, jelas Din, merupakan paham kebebasan yang sesungguhnya sangat bertentangan dengan agama yang merasuki berbagai aspek kehidupan bangsa, secara politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

“Dan begitu pula radikalisme yang ekstrem baik atas dasar paham keagamaan maupun kepentingan ekonomi, bisnis, serta kepentingan politik,” ujarnya.

Baca: Nasib Islam Liberal Pasca Muktamar Muhammadiyah 

Di samping isme-isme itu berbahaya, tindakan pembiaran terhadap adanya isme-isme itu juga dinilai sangat berbahaya, mengancam keberadaan bangsa Indonesia.

Wantim MUI melihat sikap pembiaran tersebut sudah terjadi.

“Adanya sikap pembiaran dan pengabaian (permisifisme) terhadap isme-isme di atas (komunisme, liberalisme, radikalisme) baik yang ditampilkan oleh warga masyarakat maupun oleh penyelenggara negara baik legislatif maupun eksekutif,” ungkapnya menyebut di antara poin ancaman terhadap bangsa Indonesia.* R/S

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

toleransi

Ketua MUI: Pancasila Jerih Payah Umat Islam

Terkait Kebijakan Perbankan, Buya Yahya Doakan Presiden Jokowi Masuk Surga

Terkait Kebijakan Perbankan, Buya Yahya Doakan Presiden Jokowi Masuk Surga

Penggagas Sholat Bahasa Indonesia Divonis 2 Tahun Penjara

Penggagas Sholat Bahasa Indonesia Divonis 2 Tahun Penjara

Akun Instagram Diretas, BAZNAS Akan Laporkan ke Aparat Polisi

Akun Instagram Diretas, BAZNAS Akan Laporkan ke Aparat Polisi

Aktivis Muhammadiyah: Berbahaya Menhan mau Tampar Pengucap “Kafir”

Aktivis Muhammadiyah: Berbahaya Menhan mau Tampar Pengucap “Kafir”

Baca Juga

Berita Lainnya