Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kiai Ma’ruf Resmi Mundur sebagai Rais Aam PBNU

andi/hidayatullah.com
Rapat pleno PBNU di aula PBNU lantai 8, Jakarta, Sabtu (22/09/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Setelah resmi ditetapkan menjadi calon wakil presiden oleh KPU, KH Ma’ruf Amin resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Sabtu (22/09/2018) dalam rapat pleno di aula PBNU lantai 8, Jakarta.

Ia harus mengundurkan diri karena aturan dalam AD/ART PBNU.

“Terhitung mulai hari ini saya menyatakan mengundurkan diri sebagai Rais ‘Aam. Untuk selanjutnya, tugas-tugas Rais Aam akan dilaksanakan oleh Wakil Rais ‘Aam, Yang Mulia Al-Mukarram KH Miftahul Akhyar, sebagaimana diatur oleh AD/ART,” ujarnya.

Namun begitu, ia menyatakan, dimana pun dan sampai kapan pun dirinya adalah kader NU. Menjadi (calon) wakil presiden, kata dia, merupakan jalur perjuangan baru untuk kemaslahatan yang lebih luas.

“Artinya saya melakukan hijrah dari aktivitas saya di jalur kultural melalui Nahdlatul Ulama bahkan juga Majelis UIama, sekarang akan memasuki jalur struktural, kalau terpilih,” ucapnya.

Ia mohon doa restu, dukungan dan sekaligus pamit.

Setelah melepas jabatannya sebagai Rais ‘Aam, rapat pleno PBNU menetapkan Kiai Ma’ruf sebagai Mustasyar PBNU.

Saat hidayatullah.com tanya, apakah ketika kampanye nanti Kiai Ma’ruf tidak boleh membawa-bawa nama PBNU? Ketua PBNU Robikin Emhas belum bisa menjawabnya.

“Udah, sementara terkait dengan ini saja. Terima kasih. Yang itu ada penjelasan lagi setelah rapat.”* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Heru Susetyo: Indonesia Kurang Pendekatan Advokasi Soal Rohingya

Heru Susetyo: Indonesia Kurang Pendekatan Advokasi Soal Rohingya

Pesan Amien Rais: Capres-Cawapres Jangan Sombong

Pesan Amien Rais: Capres-Cawapres Jangan Sombong

MUI Luncurkan Buku ‘Ketahanan Keluarga dalam Perspektif Islam’

MUI Luncurkan Buku ‘Ketahanan Keluarga dalam Perspektif Islam’

Sulit Ditemui, Guruh minta Jokowi Waspadai Orang-orang Terdekatnya

Sulit Ditemui, Guruh minta Jokowi Waspadai Orang-orang Terdekatnya

Didin Hafidhuddin Seru Massa Aksi 55 Awasi Peradilan Ahok

Didin Hafidhuddin Seru Massa Aksi 55 Awasi Peradilan Ahok

Baca Juga

Berita Lainnya