Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Muhammadiyah: Dahnil Tak Perlu Mundur dari Ketum Pemuda Muhammadiyah

zulkarnain/hidayatullah.com
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (dua dari kiri) bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir (dua dari kanan) diapit Sekjen PBNU A Helmy Faishal Zaini (kiri) dan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti (kanan) pada acara silaturahim keluarga besar kedua ormas Islam itu di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (23/03/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Hari ini, Jumat (21/09/2018), Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mulai bertugas sebagai koordinator juru bicara calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Keputusan Dahnil bersedia jadi koordinator tersebut dikomentari Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Mu’ti mengungkapkan, pilihan Dahnil adalah hak dan pilihan pribadinya sebagai warga negara.

“Muhammadiyah tidak hendak dan tidak berhak melarang,” ujarnya kepada hidayatullah.com Jakarta, Jumat (21/09/2018).

Baca: Dahnil Koordinator Jubir Prabowo-Sandi: Indonesia Butuh Pemimpin Kuat

Dia menjamin, posisi Dahnil sebagai tim sukses Prabowo-Sandi tidak akan mempengaruhi netralitas politik Pemuda Muhammadiyah.

Selain masa jabatannya sudah akan berakhir, Pemuda Muhammadiyah kata Mu’ti adalah kelompok rasional yang mandiri dalam berpolitik.

“Karena masa jabatan di Pemuda Muhammadiyah akan berakhir pada bulan November, maka yang bersangkutan tidak perlu mundur dari jabatan Pemuda Muhammadiyah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dahnil mengaku sempat berniat untuk mundur sebagai Ketum PP Pemuda Muhammadiyah lantaran jadi koordinator jubir tim Prabowo-Sandi.

Baca: Indonesia Membutuhkan Pemimpin yang Jujur, Berani, Cerdas

Dahnil sudah mengundurkan diri dari dosen tetap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten.

“Selain keputusan untuk mundur sebagai ASN, saya sebenarnya juga bersedia mundur sebagai Ketua Umum @pppemudamuh meski tidak ada aturan yang mengatur Ketum PPPM tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Namun, Pimpinan lain termasuk bapak-bapak Muhammadiyah tidak bersepakat saya mundur,” ujarnya, Jumat lewat akun Twitternya, @Dahnilanzar, menandai akun PP Pemuda Muhammadiyah.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Inilah Pernyataan sikap Komite Umat untuk Tolikara

Inilah Pernyataan sikap Komite Umat untuk Tolikara

Ingin Menerima Kritik, MIUMI Gelar Silaturahim Tokoh Dan Ulama

Ingin Menerima Kritik, MIUMI Gelar Silaturahim Tokoh Dan Ulama

Kematian Jefri, Dahnil: Jangan Ulangi Preseden Buruk Kematian Siyono

Kematian Jefri, Dahnil: Jangan Ulangi Preseden Buruk Kematian Siyono

Ketua MUI: Kunjungan Wartawan Indonesia ke Israel Merugikan Umat Islam

Ketua MUI: Kunjungan Wartawan Indonesia ke Israel Merugikan Umat Islam

UBN: Sejak Aksi 411 dan 212, GNPF Sudah Ingin Berdialog dengan Presiden

UBN: Sejak Aksi 411 dan 212, GNPF Sudah Ingin Berdialog dengan Presiden

Baca Juga

Berita Lainnya