Sambut Tahun Baru 1440 H Saliha Berbagi Mukena

Kegiatan itu bermula 
dari keresahan ‭founder‬ sekaligus Vice President Saliha, Angel Eva Christine, yang 
juga merupakan mualaf, saat shalat di salah satu masjid di Jakarta.

Sambut Tahun Baru 1440 H Saliha Berbagi Mukena
Logo Saliha, komunitas saling berbagi 
dan bersilaturahmi.

Terkait

Hidayatullah.com– 
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah, komunitas saling berbagi 
dan bersilaturahmi atau yang biasa disebut Saliha mengadakan kegiatan berbagi 
mukena ke sembilan masjid di Jakarta pada 9 September.

Kegiatan itu bermula 
dari keresahan ‭founder‬ sekaligus Vice President Saliha, Angel Eva Christine, yang 
juga merupakan mualaf, saat shalat di salah satu masjid di Jakarta.

Ketika itu, dia 
mendapati mukena masjid sudah tidak layak pakai alias kedodoran.

”Aku buat ini karena aku pengen punya teman untuk berbagi. Apalagi, ‭kan‬, aku 
mualaf baru tiga bulan. Aku pernah shalat di masjid, tapi mukenanya kedodoran jadi
 shalatku ‭enggak‬ khusyuk.

Jadi, aku kepikiran, ya ‭udah‬ deh aku pengen bagi-bagi 
mukena. Nah, supaya menarik, aku adakan kegiatannya pada Tahun Baru Islam 
bulan September ini. Aku berbagi 9 mukena ke 9 masjid pada 9 September,” ujar 
Angel dalam rilis Saliha kepada hidayatullah.com, semalam, Rabu (05/09/2018).

Baca: Ketua MPR: Selamat Tahun Baru Islam, Mari Belajar dari Sejarah

Angka 9 sengaja dipilih lantaran dia menyukai angka 9 sekaligus mengambil 
makna dari 99 pada Asmaul Husna dalam Islam.

Meski baru saja lahir, komunitas 
Saliha ingin bisa memberi dampak positif bagi semua umat Muslim dengan berbagi
 dan bersilaturahim. Terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Sembilan masjid yang disasar itu adalah Masjid Cut Meutia, Masjid Al Amin, Masjid Al Qorieb, Masjid Al Falah, dan Masjid Agung Al Munada Darussalam Baiturrahman, Menteng Dalam, semua di Jakarta Pusat;.

Lalu  Masjid At 
Taqwa, Masjid Jami Al I’tishom, dan Masjid Al 
Hamidiyah di Jakarta Selatan; serta Masjid Ramlie Musofa di Jakarta Utara.

Baca: Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Persatuan, Jika Tak Ingin Dijadikan “Hidangan”

Sembilan masjid tersebut dipilih berdasar survei oleh tim Saliha. Beberapa 
masjid yang saat itu disurvei memang membutuhkan mukena yang layak. Ada pula 
yang kekurangan mukena.

”Selain itu, ada masjid yang berarsitektur menarik untuk 
dikunjungi. Sebab, mungkin banyak yang belum tahu tentang masjid dan sejarah 
masjid tersebut seperti Masjid Al Munada atau masjid perahu,” kata Wika Ayu, tim 
survei Saliha.

Mukena yang dikumpulkan sejak dua bulan lalu itu tidak hanya berasal dari 
anggota Saliha, tetapi juga orang lain yang ingin berdonasi.

Kegiatan tersebut 
berkonsep safari masjid. Mukena-mukena itu langsung diberikan kepada pengurus 
masjid.

Baca: FOSIMATA Kupang Turut Semarakkan Tahun Baru Islam

Selama kegiatan, pihaknya juga akan memberikan informasi tentang masjid-masjid yang didatangi melalui ‭Instagram‬ @‭salihacommunity‬. Misalnya, kenapa masjid ini berbentuk perahu.

Selain berbagi, Saliha juga mengadakan kajian rutin dan menyebarkan dakwah melalui media sosial. Terkadang, kajian tidak hanya dilakukan di masjid atau rumah. Tetapi juga bisa diadakan di kafe, taman, atau tempat ‭hangout‬ asyik lainnya.

Sebab, Saliha mengkau ingin menyampaikan bahwa belajar agama tidak harus kaku, tapi bisa dilakukan dengan santai, mengaji sambil bermain. Hal itulah yang akan menguatkan silaturahim dan rasa kebersamaan antaranggota.*

Baca: Presiden-Wapres: Tahun Baru Islam Momentum Intropeksi dan Persatuan

Rep: Admin Hidcom

Editor:

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !