Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kiai Ma’ruf Mundur dari Rais ‘Aam PBNU Habis Penetapan Calon

Sirajuddin/hidayatullah.com
Ketua umum MUI KH Ma'ruf Amin di UINSA Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/08/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas, menjelaskan, silaturrahim KH Ma’ruf Amin ke kiai-kiai sepuh tempo hari selain memohon doa dan dukungan dalam Pilpres 17 April 2019, juga pamit untuk mengundurkan diri dari jabatan Rais ‘Aam PBNU.

Kiai Ma’ruf mengundurkan diri Rais ‘Aam setelah penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca: Wantim MUI: KH Ma’ruf Harus Mundur Jika Terpilih Jadi Wapres

“Karena ketentuan dalam Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama menentukan keharusan mundur setelah menjadi calon, maka Kiai Ma’ruf Amin akan mengundurkan diri sebagai Rais ‘Aam PBNU setelah penetapan calon presiden dan wakil presiden dilakukan oleh KPU,” ujarnya kepada hidayatullah.com Jakarta, Rabu (05/09/2018).

Saat ini, kata Robikin, Kiai Ma’ruf masih bakal calon wakil presiden. Nanti tanggal 20 September baru ada penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden.* Andi

Baca: KH Ma’ruf Amin Non-aktif Sebagai Ketum MUI

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

DPP Hidayatullah Instruksikan Seluruh Anggota Bantu Korban ‘Bencana Nasional’ Gempa NTB

DPP Hidayatullah Instruksikan Seluruh Anggota Bantu Korban ‘Bencana Nasional’ Gempa NTB

Anggota Komisi III: Tragedi Tolikara Harus Diselesaikan Secara Hukum

Anggota Komisi III: Tragedi Tolikara Harus Diselesaikan Secara Hukum

Gerakan Mahasiswa Padang akan Aksi Tolak Super Block Siloam

Gerakan Mahasiswa Padang akan Aksi Tolak Super Block Siloam

Pakar: Rekontekstualisasi Fikih Tidak Bisa Menjadikan Gereja dan Masjid Bersatu

Pakar: Rekontekstualisasi Fikih Tidak Bisa Menjadikan Gereja dan Masjid Bersatu

Muhsin Labib Sebut Fatwa MUI Jatim “Izin Membunuh”

Muhsin Labib Sebut Fatwa MUI Jatim “Izin Membunuh”

Baca Juga

Berita Lainnya