Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

UAS Diancam, MUI: Negara Harus Turun Tangan

zulkarnain/hidayatullah.com
Ustadz Abdul Somad (UAS) berceramah di depan jamaah.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ustadz Abdul Somad mengalami banyak ancaman, intimidasi, teror, dan pembatalan terhadap agenda dakwahnya di Jawa Tengah baru-baru ini.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya larangan ceramah. Sebab di zaman demokrasi seperti sekarang ini, kata Anwar, kebebasan seseorang berbicara dijamin.

Baca: UAS Menerima Banyak Ancaman dan Intimidasi di Jateng

Anwar tak habis pikir: apa alasan mereka melarang UAS ceramah? Apakah mereka menilai UAS itu anti NKRI, anti Pancasila, dan anti kebinekaan? Kalau iya, apa buktinya UAS seperti itu? Siapa yang menilai bahwa orang yang mengatakan UAS seperti itu adalah lebih tinggi ke-NKRI-annya, kepancasilaannya, dan kebinekaannya dari UAS?

“Saya tidak pernah mendengar ceramah UAS yang anti NKRI, anti Pancasila, dan anti kebinekaan,” ungkapnya kepada hidayatullah.com, Senin (03/09/2018).

Baca: Aswaja Malang Sayangkan Pengusik Ketenangan Dakwah UAS

Ia mengatakan, masyarakat harus bisa menerima perbedaan dan hidup dengan damai dalam perbedaan itu.

“Jangan ada klaim-klaim bahwa kita lebih Pancasilais dari orang lain,” pesannya.

Baca: UAS Diteror dan Diancam, Batal Dakwah di Malang

Sekjen MUI menegaskan, negara harus turun tangan jika ada yang mengancam UAS. Sebab sudah merupakan kewajiban negara melindungi rakyatnya

“Negara dan pihak kepolisian tidak boleh tunduk kepada si pengancam. Tapi si pengancam yang harus tunduk dan patuh kepada peraturan,” pungkasnya.* Andi

Baca: Pengajian UAS di Semarang Dihadiri Ratusan Ribu Jamaah

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Walikota Depok Mengaku Sukses Kelola Multikulturalisme

Walikota Depok Mengaku Sukses Kelola Multikulturalisme

PKS Mancanegara Galang Rp150 Juta untuk Korban Karhutla

PKS Mancanegara Galang Rp150 Juta untuk Korban Karhutla

Jambi Anggarkan Rp 3,5 miliar untuk Melek Aksara Quran

Jambi Anggarkan Rp 3,5 miliar untuk Melek Aksara Quran

Hidayatullah: Aksi Simpatik 55 Upaya Mendorong Penegakan Hukum yang Adil

Hidayatullah: Aksi Simpatik 55 Upaya Mendorong Penegakan Hukum yang Adil

Jaya Suprana: Di Indonesia tak Ada Masalah Rasialis, tapi Kesenjangan Sosial-Ekonomi

Jaya Suprana: Di Indonesia tak Ada Masalah Rasialis, tapi Kesenjangan Sosial-Ekonomi

Baca Juga

Berita Lainnya