Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

UAS Menerima Banyak Ancaman dan Intimidasi di Jateng

@ustadzabdulsomad
Pernyataan Ustadz Abdul Somad (UAS) soal intimidasi dan ancaman yang dialaminya serta pembatalan sejumlah agendanya di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta, diunggah pada Ahad (02/09/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ustadz Abdul Somad (UAS) menerima banyak ancaman, intimidasi, dan pembatalan terhadap banyak agenda dakwahnya di sejumlah daerah di Jawa Tengah (Jateng).

“Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang,” disampaikan lewat akun Instagram resminya, berdasarkan pantauan hidayatullah.com semalam, Ahad (02/09/2018).

UAS lantas mengungkapkan beban panitia yang semakin berat.

“(Serta) kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri,” lanjutnya.

Baca: Aswaja Malang Sayangkan Pengusik Ketenangan Dakwah UAS

Dampaknya, UAS memutuskan membatalkan sejumlah agendanya di Jawa Timur (Jatim), Jateng, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta,” tulisnya.

Beberapa agenda yang ia batalkan tersebut yaitu pada bulan September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, dan Kediri.

Lalu agenda bulan di Yogyakarta.

“(Dan) Desember janji dengan Ustadz Zulfikar di daerah Jawa Timur,” sebutnya.

Baca: UAS Diteror dan Diancam, Batal Dakwah di Malang

UAS pun menyampaikan secara terbuka kepada publik permohonan maafnya atas pembatalan itu.

“Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu,” ujarnya seraya meminta doa dari jamaah.

 

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Hindari Saling Lapor, Kapolri Janji Lebih Selektif Gunakan UU ITE

Hindari Saling Lapor, Kapolri Janji Lebih Selektif Gunakan UU ITE

Nuh: Masjid Harus Punya Fungsi Ibadah, Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan

Nuh: Masjid Harus Punya Fungsi Ibadah, Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan

PBNU Gelar Dialog Pemikiran Hukum Islam

PBNU Gelar Dialog Pemikiran Hukum Islam

Pengamat Komunisme: Jangan Anggap PKI Telah Mati

Pengamat Komunisme: Jangan Anggap PKI Telah Mati

Pemerintah Myanmar Janji Respon Cepat Krisis Rohingya

Pemerintah Myanmar Janji Respon Cepat Krisis Rohingya

Baca Juga

Berita Lainnya