Kamis, 8 Juli 2021 / 28 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

CAF: Pengadangan Deklarasi #2019GantiPresiden Intoleran

KOMPAS.COM
Suasana saat proses evakuasi Neno Warisman dan rombongan oleh pihak panitia, Ahad (29/07/2018) dinihari, setelah rombongan relawan #2019GantiPresiden itu diadang sekelompok massa di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepri, sejak Sabtu (28/07/2018) sore.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Direktur Civilization Analysis Forum (CAF) Lutfi Sarif Hidayat menanggapi kasus persekusi terhadap gerakan 2019 Ganti Presiden yang belakangan marak terjadi.

Pengadangan, persekusi, ‘penyanderaan’, dan pemulangan paksa dialami Neno Warisman, Muslimah penggagas gerakan #2019GantiPresiden di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, Sabtu pekan kemarin.

Kedatangan Neno ke Pekanbaru sedianya untuk menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden, Ahad (26/08/2018).

Baca: Ustadzah Peduli Negeri Desak Kapolri Tindak Penghadang Neno Warisman di Riau

Ahad kemarin, deklarasi #2019GantiPresiden Jawa Timur di Surabaya juga mendapat persekusi bahkan dibubarkan oleh kepolisian dan kelompok ormas. Kejadian serupa itu juga telah terjadi beberapa waktu sebelumnya di sejumlah daerah.

“Terserah siapapun anda, oknum aparat, oknum pejabat, masyarakat atau lainnya. Di saat ada seseorang yang hanya ingin meluapkan pendapatnya, dimana pendapat tersebut dijamin dan tidak melanggar hukum. Namun, oleh anda dihadang, dilarang dan bahkan dipersekusi hingga cara-cara premanisme dilakukan. Maka jualan anda tentang demokrasi itu omong kosong dan basi. Nyatanya anda mencerminkan sikap intoleransi,” kritiknya lewat pernyataannya kepada hidayatullah.com.

Baca: Panitia: Banser Bubarkan Massa Deklarasi Ganti Presiden

Lutfi mengajak para pelaku tindakan tersebut untuk berpikir dan berperilaku cerdas serta beradab.

“Gagasan dilawan dengan gagasan, bukan kekerasan. Aksi dibalas dengan aksi, bukan persekusi. Tagar dilawan dengan tagar, bukan diminta bubar. Sekadar bertandang itu disambut riang, bukan dihadang,” ajaknya.

Semua pihak pun diajak bertindak sesuai fungsi, tugas, dan perannya masing-masing. Aparat semestinya bergerak dalam rangka mengamankan orang-orang yang diadang dan dipersekusi. Bukan seakan terkesan tidak netral. Aparat harus netral.

Baca: Polisi Membubarkan Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya

“Acara apapun yang benar, itu dijaga bukan tidak diizinkan. Acara tetap berjalan, dan tugas anda sekalian menjaga. Agar aman dari para pengadang,” ujarnya.

Lutfi meminta pejabat dari segala level martabatnya, politikus dari segala tingkatan kastanya, agar semuanya jangan diam.

“Anda sering teriak tentang adanya ruang untuk berpendapat. Anda sekalian sering lantang bicara sikap toleransi. Ayo bicara sejujurnya, bahwa semua itu tidak ada gunanya ketika tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik anda. Sehingga maklum, banyak dari anda banyak yang diam,” sindirnya.

Baca: Warga Sediakan Becak untuk Deklarasi Ganti Presiden

“Bagi masyarakat dan rakyat kalian adalah manusia cerdas. Sekarang bukan waktunya lagi terpecah belah. Persatuan adalah yang utama. Ayo semua suarakan, gagasan-gagasan baik anda untuk kebaikan negeri. Jangan ragu, sepanjang gagasan tersebut benar dan baik bagi negeri. Sebab itu adalah sikap nyata dalam mengawali perubahan dan perbaikan,” tambahnya.

“Pun sebaliknya. Kalian semua harus teriak ketika gagasan dilawan dengan kekerasan. Aksi dibalas dengan persekusi. Tagar diganjar agar bubar. Niat baik untuk bertandang justru diadang.”

Baca: Detik-detik Neno Warisman Dipersekusi di Pekanbaru

Lutfi mengajak semua pihak untuk gunakan ruang berbicara dalam menyampaikan kebaikan membela keadilan dan kebenaran.

“Katakan benar jika benar. Katakan salah jika memang salah. Dan persekusi, pengadangan serta permintaan bubar adalah salah. Jangan sampai kalian semua tertular oleh oknum-oknum yang suka jualan demokrasi. Akan tetapi pada faktanya mereka menanam benih-benih intoleransi,” pungkasnya.*

Baca: Neno Warisman Dipersekusi di Bandara Pekanbaru, ‘Disandera’, Dipulangkan Paksa 

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Banyak Bencana, MUI Gelar Muhasabah dan Istighatsah di Masjid Istiqlal

Banyak Bencana, MUI Gelar Muhasabah dan Istighatsah di Masjid Istiqlal

Konjen Amerika Buka Puasa Bersama 200 Yatim Gresik

Konjen Amerika Buka Puasa Bersama 200 Yatim Gresik

HTI Anggap Kapitalisme Gagal di Negeri Muslim

HTI Anggap Kapitalisme Gagal di Negeri Muslim

Dubes AS Minta Maaf atas Ditolak Masuknya Panglima TNI

Dubes AS Minta Maaf atas Ditolak Masuknya Panglima TNI

11 Aktivis Anshorut Tauhid Dibebaskan

11 Aktivis Anshorut Tauhid Dibebaskan

Baca Juga

Berita Lainnya