Umat Diajak Teladani Konsep Pendidikan Nabi Ibrahim

“Menempatkan keturunan di lembah dekat Baitullah”. Dalam konteks sekarang, menurutnya, anak perlu dicarikan lingkungan yang baik, yaitu masjid.

Umat Diajak Teladani Konsep Pendidikan Nabi Ibrahim
Zulkarnain/hidayatullah.com
Ketua Umum DPP Hidayatullah, Nashirul Haq.

Terkait

Hidayatullah.com– Kaum Muslimin, kata Ketua Umum DPP Hidayatullah Nashirul Haq, patut meneladani konsep pendidikan Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam.

Bagaimana Nabi Ibrahim mampu mengantarkan putranya Ismail menjadi sosok generasi yang taat dan patuh kepada perintah Allah Subhanahu Wata‘ala. Kisahnya ini diabadikan di dalam Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 37.

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”

Baca: Khutbah Arafah, Nashirul Ingatkan Jamaah Haji Berislam Lebih Baik Lagi

Dari ayat ini, kata Nashirul, dapat diambil beberapa pelajaran tentang cara mendidik anak ala Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam.

“Menempatkan keturunan di lembah dekat Baitullah”. Dalam konteks sekarang, menurutnya, anak perlu dicarikan lingkungan yang baik, yaitu masjid.

“Mempertautkan hatinya dengan masjid agar tumbuh dalam suasana ibadah kepada Allah. Agar mereka mendirikan shalat. Artinya shalat merupakan inti dari proses pendidikan. Shalatlah yang akan membentuk jiwa dan perilaku seseorang. Jika shalatnya baik, maka semua sisi keislamannya akan menjadi baik,” ujar Nashirul kepada hidayatullah.com, di sela-sela ibadah hajinya di Tanah Suci, Jumat (24/08/2018).

Baca: Tiga Karakter Mendasar, Kemuliaan Keluarga Ibrahim

“Jadikanlah hati manusia condong kepada mereka.” Artinya, kata Nashirul, anak harus dididik dari sisi akhlak dan adab sehingga hati manusia menjadi simpati dan tertarik.

“Berilah rezeki dari buah-buahan agar mereka bersyukur.” Maknanya, kata Nashirul, anak perlu dibekali skill (keterampilan) untuk berusaha mencari rezeki yang halal.

“Dari rezeki itu mereka dapat bersyukur dengan banyak membantu orang lain dan memberi manfaat kepada umat manusia,” pungkasnya.* Andi

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !