Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

PBNU Terima Kedatangan Prabowo-Sandi

andi/hidayatullah.com
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengapit Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, saat mengunjungi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jakarta, Kamis (16/08/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Setelah silaturahim ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Senin lalu, hari ini pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengunjungi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Kamis (16/08/2018), di kantor pusatnya di Kramat, Jakarta.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, merasa senang dengan kunjungan penantang Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 itu.

Ia menyampaikan, pertemuan ini dalam rangka memperkuat dan meningkatkan silaturahim dan rasa persaudaraan dengan PBNU.

Pertemuan tadi, kata Aqil, mendiskusikan mengenai bagaimana meningkatkan martabat bangsa Indonesia, menghilangkan kemiskinan, serta mensolidkan persatuan dan kesatuan negara ini.

“Itu semua kita diskusikan dengan santai, diselingi bercanda, tidak tegang. Ini menunjukkan persaudaraan kita sangat cair,” tuturnya kepada awak media termasuk hidayatullah.com di lantai tiga gedung PBNU.

Aqil mengajak agar berpolitik dengan bermartabat, berbudaya, dan berakhlak. Selain itu, ia menyeru agar membangun bangsa ini dengan niat yang baik demi rakyat.

Prabowo sangat berterima kasih atas penerimaan PBNU yang begitu baik. “Saya merasa dari dulu dekat dengan NU, dengan tokoh-tokoh NU. Saya dulu sangat dekat dengan Gus Dur, Kiai Hasyim Muzadi. Apalagi Kiai Aqil Siroj. Insya Allah kita akan berbuat yang terbaik,” ucapnya.* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

PT KAI: Kereta Api Luar Biasa Dioperasikan Tapi Bukan untuk Mudik

PT KAI: Kereta Api Luar Biasa Dioperasikan Tapi Bukan untuk Mudik

Aksi Solidaritas Uighur KAMMI UIN Yogya

Aksi Solidaritas Uighur KAMMI UIN Yogya

TGB Maju Pilpres 2019? Ini Jawaban Dia

TGB Maju Pilpres 2019? Ini Jawaban Dia

Pakar Hukum Tata Negara Tegaskan, Pasal Penodaan Agama Harus Tetap Ada

Pakar Hukum Tata Negara Tegaskan, Pasal Penodaan Agama Harus Tetap Ada

Gubernur Jawa Barat Kaji Pelarangan Ahmadiyah

Gubernur Jawa Barat Kaji Pelarangan Ahmadiyah

Baca Juga

Berita Lainnya