Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pengungsi Korban Gempa Butuh MCK Darurat

sirajuddin muslim/hidayatullah.com
Relawan membawa WC leher angsa portabel untuk dipasang di posko pengungsian di Dusun Cupek, Desa Sigar Penjalin, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Sabtu (11/08/2019).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ribuan pengungsi korban gempa NTB membutuhkan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) darurat.

Selama ini mereka kesulitan untuk buang hajat.

Baca: Korban Gempa Terpaksa BAB di Hutan, Relawan Bangunkan Fasilitas MCK

“Selama ini kita harus berjalan kaki ke sungai yang cukup jauh. Kalau tidak tahan lagi kami pergi ke hutan terdekat,” ujar salah seorang pengungsi di Dusun Dompo Indah, Selengan, Kayangan, Lombok Utara, NTB, Sabtu (11/08/2018).

Dari pantauan hidayatullah.com, di sekitar posko pengungsian tersebut, tercium bau kurang sedap karena pengungsi buang hajat sembarangan.

Baca: 381 Jiwa Meninggal, Pemerintah Belum Tetapkan Gempa NTB Bencana Nasional

Sebelumnya juga, susahnya mencari air untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK), memaksa korban gempa NTB harus berjalan jauh mencari sumber air ke sungai atau mengantre panjang di sumur terdekat.

Baca: Listrik dan Air Mati, Pengungsi Korban Gempa Mandi di Kali Keruh

Bahkan, karena susahnya air, pengungsi terpaksa buang kotoran di hutan terdekat.

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bersinergi dengan Tim SAR Hidayatullah membantu korban gempa dengan mendirikan 6 bilik fasilitas MCK di posko pengungsian Desa Sigar Penjalin, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Jumat (10/08/2019).*/Sirajuddin Muslim

Baca: Kedinginan, Pengungsi Korban Gempa Butuh Karpet dan Selimut

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Wantim MUI: Ulama Berkewajiban Meluruskan Arah Bangsa

Wantim MUI: Ulama Berkewajiban Meluruskan Arah Bangsa

Umat Islam jangan lagi Menjadi Korban Media

Umat Islam jangan lagi Menjadi Korban Media

Anies: 1,25 Juta Warga Jakarta akan Dikirimi Sembako Setiap Pekan

Anies: 1,25 Juta Warga Jakarta akan Dikirimi Sembako Setiap Pekan

Komisi X Ingatkan Pemerintah Masih Banyak Persoalan Guru Swasta

Komisi X Ingatkan Pemerintah Masih Banyak Persoalan Guru Swasta

MUI: Fatwa Halal Jangan Diintervensi

MUI: Fatwa Halal Jangan Diintervensi

Baca Juga

Berita Lainnya