Kamis, 4 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Nasional

381 Jiwa Meninggal, Pemerintah Belum Tetapkan Gempa NTB Bencana Nasional

sirajuddin muslim/hidayatullah.com
Tim SAR Gabungan mengevakuasi salah seorang mayat yang tertimbun reruntuhan Masjid Jamiul Jamaah, Dusun Karang Pangsor, Pemenang, Lombok Utara, Rabu (08/08/2018) sekitar pukul 12.10 WITA. Mayat tersebut salah satu korban gempa NTB pada Ahad (05/08/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Korban sementara gempa 7 SR di NTB telah memakan setidaknya 381 jiwa meninggal dunia, 1.033 orang luka-luka, 22.721 unit rumah rusak, dan jumlah pengunsi mencapai 270.168 orang.

Data tersebut mengacu pada rilis yang diterima hidayatullah.com pada Rabu kemarin, (08/08/2018) dan diyakini masih akan terus bertambah mengingat masih banyak lokasi yang belum terevakuasi.

Baca: Aksi Medis di Lombok, IMS: Pengungsi Belum Dapat Bantuan

Namun hingga kini pemerintah pusat belum menetapkan gempa Lombok sebagai bencana nasional. Hal itu disampaikan oleh Menko Polhukam Wiranto yang menyatakan pemerintah pusat belum menaikkan status gempa Lombok, NTB, sebagai bencana nasional.

Wiranto menyebut, pemerintah pusat terus membantu logistik untuk para korban, sekaligus mendampingi Pemprov NTB hingga mampu menyelesaikan penanganan korban.

Baca: BMH dan Laznas Lain Bersinergi Bantu Korban Gempa NTB

“Pemerintah NTB dinilai masih berfungsi, sehingga bisa menangani korban dan kerusakan yang terjadi,” jelasnya saat diwawancara Kompas tv Rabu kemarin.

Sedangkan saat hidayatullah.com mengunjungi lokasi pengungsi di Desa Sigar Penjalin, Tanjung, Lombok Utara, Selasa malam lalu, salah seorang perwakilan pengungsi mengaku belum ada satu pun bantuan dari pemerintah yang mereka terima.

 

“Dari gempa pertama hingga sekarang belum ada satupun bantuan dari pemerintah yang masuk,” terangnya.*/Sirajuddin Muslim

Baca: “Sejak Gempa Pertama Kami Belum Dapat Bantuan Pemerintah”

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ratna Sarumpaet: Soal Penyadapan Pemerintah Jangan Bersikap Munafik

Ratna Sarumpaet: Soal Penyadapan Pemerintah Jangan Bersikap Munafik

Juni ini, Blitar Tutup Tiga Lokalisasi Maksiat

Juni ini, Blitar Tutup Tiga Lokalisasi Maksiat

Wahdah Islamiyah Gelar Muktamar III di Jakarta

Wahdah Islamiyah Gelar Muktamar III di Jakarta

Advokat: PH Ahok Laporkan 4 Saksi karena ‘Panik dan Mulai Ketakutan’

Advokat: PH Ahok Laporkan 4 Saksi karena ‘Panik dan Mulai Ketakutan’

Eks MenkumHAM: Penegakan Hukum Mundur di Zaman Jokowi

Eks MenkumHAM: Penegakan Hukum Mundur di Zaman Jokowi

Baca Juga

Berita Lainnya