Ahad, 28 Maret 2021 / 15 Sya'ban 1442 H

Nasional

Wasekjen MUI: Mestinya Presiden Ajak Rakyat Taat Hukum

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Tengku Zulkarnain semasa masih Wasekjen MUI Pusat, di kantor MUI Pusat, Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain, menyayangkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada relawannya soal ‘berani jika diajak berantem’.

“Seorang Presiden hendaknya bersikap sebagai negarawan, kemarin malah menganjurkan para pendukungnya ‘berkelahi’ seperti koboi di negara wild wild west di masa lalu, saat hukum masih amburadul,” ujarnya saat dihubungi hidayatullah.com di sela-sela acara “Mudzakarah Seribu Ulama” di Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad (04/08/2018)

Tengku melanjutkan, semestinya seorang Presiden mengajak rakyat taat hukum bukan ‘berkelahi’ ala preman.

“Dengan begitu saya jadi mengerti, patutlah mengapa empat tahun terakhir, banyak persekusi bahkan bersenjata tajam, yang tidak ditindak secara hukum,” ujar ulama yang pernah jadi korban persekusi di Bandara Sintang pertengahan tahun lalu ini.

Tengku berharap partai-partai koalisi untuk berpikir ulang mencalonkan Jokowi jadi presiden dua periode. Kalaupun tetap dicalonkan, Jokowi tidak layak dipilih karena sikapnya bukan seorang negarawan.

Sementara itu, ketua media center PA 212 Novel Bamukmin menyatakan, aksi provokasi Jokowi ini sangat membahayakan keutuhan bangsa apalagi menjelang Pilpres.

“Saat ini situasi politik sedang tidak sehat. Tanpa dikomandoi untuk siap berkelahi, mereka juga otomatis akan terpancing jika ada provokator. Apalagi yang menjadi provokatornya Presiden dari partai yang kita kenal suka berbuat kekacauan,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Jokowi mengajak para relawan untuk berkampanye dengan cara baik. Namun, dia juga meminta untuk tidak takut apabila ada yang mengajak berantem.

Arahan tersebut disampaikan Jokowi saat Rapat Umum Relawan Jokowi di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (04/08/2018).*/Anis

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

KWPSI Diharap jadi Benteng Syari’at Islam di Aceh

KWPSI Diharap jadi Benteng Syari’at Islam di Aceh

Din Syamsuddin Pimpin Tokoh Agama Asia Temui Pimpinan China

Din Syamsuddin Pimpin Tokoh Agama Asia Temui Pimpinan China

PPMI Kairo Gelar MTQ Internasional II di Universitas Al Azhar

PPMI Kairo Gelar MTQ Internasional II di Universitas Al Azhar

Wimar Witoelar Diminta Minta Maaf pada Muhammadiyah Atas Banner di Facebooknya

Wimar Witoelar Diminta Minta Maaf pada Muhammadiyah Atas Banner di Facebooknya

PusHAMI Kritik Rekomendasi Komisioner HAM PBB terkait Isu Toleransi di Indonesia

PusHAMI Kritik Rekomendasi Komisioner HAM PBB terkait Isu Toleransi di Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya