Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

PKS Siap Kawal Rekomendasi Ijtima Ulama

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Para pimpinan sejumlah parpol menghadiri pembukaan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (27/07/2018) malam. Tampak Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera, Mustafa Kamal, menegaskan PKS menjadikan rekomendasi Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional sebagai pegangan dalam proses pembahasan capres-cawapres bersama partai politik yang menjadi mitra koalisi.

“PKS kawal terus hasil rekomendasi Ijtima Ulama. Aspirasi umat dan ulama akan menjadi pegangan PKS dalam mengusung capres dan cawapres,” ujar Kamal dalam pernyataannya di Gedung DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (01/08/2018).

Baca: HRS: 2019 Kalahkan Petahana Seperti Pilkada DKI

Kamal menegaskan hasil rekomendasi Ijtima Ulama sejalan dengan keputusan Majelis Syuro yang telah menetapkan sembilan capres/cawapres dari PKS.

“Habib Salim masuk salah satu dari sembilan yang diputuskan oleh Majelis Syuro,” ujarnya.

Baca: Ijtima Ulama Menyiapkan Kriteria Capres Ideal Berikut ini

Mustafa Kamal menyatakan bahwa PKS tidak membuat opsi lain selain opsi yang sudah jadi rekomendasi Ijtima Ulama.

“Pilihan cawapres apakah nanti jatuh ke Habib Salim ataukah ke Ustadz Abdul Somad, bagi bangsa Indonesia, keduanya sama-sama baik. Keduanya adalah pilihan dan kebanggaan umat dan ulama. Patut sama-sama kita perjuangkan. Tentu kita akan teruskan dalam pembahasan di Majelis Syuro,” ungkap anggota DPR RI asal Sumatera Selatan I tersebut.

Baca: Ijtima Rekomendasikan Prabowo Capres, Salim atau UAS Cawapres

Rencananya, hasil Ijtima Ulama akan dibawa PKS ke Musyawarah Majelis Syuro dalam waktu dekat.

“Hasil rekomendasi Ijtima Ulama akan kita bahas di Majelis Syuro terdekat dan akan diputuskan sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh AD/ART Partai,” pungkasnya.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Bukan MNC Group, Jurnalis Dilarang Liput Pertemuan FUI-Hary Tanoe

Bukan MNC Group, Jurnalis Dilarang Liput Pertemuan FUI-Hary Tanoe

PAN Kecam Keras Persekusi UAS

PAN Kecam Keras Persekusi UAS

ACT Kunjungi Pasien Gaza di Rumah Sakit Mesir

ACT Kunjungi Pasien Gaza di Rumah Sakit Mesir

STQ Nasional Resmi Dibuka Suryadharma Ali

STQ Nasional Resmi Dibuka Suryadharma Ali

Menag Mengecam Keras Kekerasan Terhadap Umat Islam India

Menag Mengecam Keras Kekerasan Terhadap Umat Islam India

Baca Juga

Berita Lainnya