Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mushida Besok Gelar Seminar Negeri Serumpun “Ketahanan Keluarga”

Bagikan:

Hidayatullah.com– Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (Mushida) akan menggelar acara pertemuan akademik bertajuk “Seminar Negeri Serumpun: Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Beradab” di Auditorium Lantai II Perpusnas, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, besok, Ahad (29/07/2018) pukul 09.00-12.00 WIB.

Ketua Steering Committee, Leny Syahnidar Djamil, mengatakan, ketahanan keluarga menjadi salah satu isu yang perlu menjadi perhatian utama, tidak saja oleh pemerintah melainkan juga elemen masyarakat.

“Membangun ketahanan keluarga adalah tentang social empowerment. Kebersamaan untuk saling menopang dan memberdayakan. Ini salah satu semangat yang melatari digelarnya seminar ini. Semangat mengawal Indonesia yang berperadaban mulia,” kata Leny dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (27/07/2018).

Dia menjelaskan, keluarga adalah unit terkecil suatu negara. Jika ingin membangun negara, maka, kata Leny, kita harus membangun keluarga terlebih dahulu.

“Adapun kiat-kiat selanjutnya terkait tema yang dibahas, Insya Allah akan dibahas tuntas oleh para panelis,” kata Leny yang juga Sekretaris Jenderal PP Mushida ini.

Selain dalam rangka menjalin ukhuwah Islamiyah para aktivis dakwah Muslimah antar negeri serumpun Indonesia-Malaysia, Leny menjelaskan, acara ini juga diharapkan memberi sumbangsih pemikiran tentang konsep ketahanan keluarga dalam meneguhkan pembangunan negara.

Seminar ini akan mengetengahkan pemaparan Ketua Umum PP Mushida yang akan membahas tema “Konsep Parenting Nabawiyah Panduan Ummat”.

Pembicara lain, pihaknya mengundang pembicara tokoh perempuan negeri jiran yang juga Ketua Wanita Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA), Dr Norsaleha Mohd Salleh, yang akan membawakan tema seputar kewanitaan kaitannya dengan ketahanan keluarga.

Mushida pula akan menghadirkan Guru Besar IPB, Prof Dr Euis Sunarti, sebagai narasumber. Euis adalah profesor di bidang ketahanan dan pemberdayaan keluarga Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia IPB.

Tokoh perempuan Indonesia ini sempat menjadi sorotan nasional ketika menjadi salah satu akademisi yang mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memperluas cakupan KUHP agar secara eksplisit melarang zina dan LGBT.*

Rep: Ainuddin Chalik
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ketua FPI Bekasi Divonis 5 Bulan 15 Hari

Ketua FPI Bekasi Divonis 5 Bulan 15 Hari

vaksinasi 2021 jamaah haji

Anggota Komisi VIII DPR, Minta Pemerintah Prioritaskan Vaksinasi Bagi Jamaah Haji 2021

Tak ada Partai Pemenang, Tifatul singgung Koalisi Partai Berbasis Islam

Tak ada Partai Pemenang, Tifatul singgung Koalisi Partai Berbasis Islam

KH. Hasyim Muzadi: Desakan Pembubaran Densus karena Negara Tak Adil

KH. Hasyim Muzadi: Desakan Pembubaran Densus karena Negara Tak Adil

Di Acara IJABI Dijual Batu Karbala

Di Acara IJABI Dijual Batu Karbala

Baca Juga

Berita Lainnya