Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Dahnil: Yang Paling Efektif Berantas Korupsi adalah Presiden

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Diskusi bertema "Mencari Capres Anti Korupsi" bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (17/07/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Madrasah Anti Korupsi PP Pemuda Muhammadiyah menggelar diskusi bertema “Mencari Capres Anti Korupsi” bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (17/07/2018).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yang juga Pendiri Madrasah Anti Korupsi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, jika ingin memberantas korupsi di Indonesia, yang paling efektif bukan menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau penyidik senior KPK, tetapi menjadi presiden.

“Yang paling efektif memberantas korupsi sesungguhnya adalah presiden, yang berkuasa dan memimpin negeri ini,” ujarnya.

Menurut Dahnil, kenapa kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan terhambat adalah karena presidennya miskin komitmen terhadap upaya pemberantasan korupsi.

Itulah mengapa, terangnya, isu anti korupsi ini penting dalam Pemilu dan Pilpres nanti. Karena kalau ada perspektif diperbaiki KPK-nya atau punya 100 orang seperti Novel Baswedan di KPK, maka masalah korupsi selesai, sesungguhnya tidak demikian.

“Kalau presidennya tidak anti korupsi, bahkan KPK bisa bubar,” jelasnya.

Karenanya, Dahnil menegaskan, Indonesia butuh calon presiden yang punya komitmen tinggi terhadap pemberantasan korupsi.

“Bukan yang cuma ngomong berantas korupsi,” pungkasnya*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Senator: Jakarta Harus Canangkan Kampung Anti Narkoba

Senator: Jakarta Harus Canangkan Kampung Anti Narkoba

Majelis-majelis Agama di Indonesia Sepakat Tolak LGBT

Majelis-majelis Agama di Indonesia Sepakat Tolak LGBT

MUI: Larangan Haji Berkali-kali Tidak Terkait Hukum

MUI: Larangan Haji Berkali-kali Tidak Terkait Hukum

Presiden Indonesia-Emir Qatar Bahas Krisis Rohingya dan Negara Teluk

Presiden Indonesia-Emir Qatar Bahas Krisis Rohingya dan Negara Teluk

Tahun Baru 2018, Menteri Agama Sampaikan 4 Pesan

Tahun Baru 2018, Menteri Agama Sampaikan 4 Pesan

Baca Juga

Berita Lainnya