Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Di Tengah Hangatnya Pencalonan Capres, Anies-Presiden PKS Bertemu

pks
Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman di kantor DPP PKS Jakarta, Sabtu (14/07/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Di tengah situasi hangatnya politik jelang pendaftaran calon presiden-wakil presiden, Anies Baswedan menemui Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman di kantor DPP PKS Jakarta, Sabtu (14/07/2018).

Meski begitu, menurut Sohibul Iman, pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta itu adalah pertemuan silaturahim Lebaran yang tertunda. Tak disebutkan pembahasan soal pencalonan presiden maupun wakil presiden untuk mengikuti Pemilu 2019.

Menurut Sohibul Iman, sebenarnya ia dan Anies sudah menjadwalkan pertemuan Lebaran. Karena satu dan lain hal, silaturahim lebaran baru bisa dihelat hari ini.

“Silaturahim Lebaran tiga kali kami janjian, beliau mau datang ke rumah saya tapi ternyata waktunya enggak (ketemu) ini ya. Kedua beliau rutin sering update soal DKI,” papar Sohibul Iman usai pertemuan dengan Anies Baswedan dalam siaran pers PKS kepada hidayatullah.com.

Anies yang berada di samping Sohibul Iman membenarkan jika ia sebenarnya sudah tiga kali mengagendakan silaturahim lebaran dengan Sohibul Iman.

Dalam silaturahim yang berlangsung akrab tersebut, Anies mengaku berdiskusi banyak hal dengan Sohibul Iman.

“Tadi silaturahim, bahas banyak hal, saya banyak cerita, progres tentang program Jakarta rencana di DKI. Karena apa yang kami perjuangkan hari ini adalah bagian dari perjuangan dari PKS dan Gerinda,” ujar Anies.

Sebelumnya santer disebut-sebut Anies akan diusung oleh PKS sebagai capres berpasangan dengan tokoh PKS Ahmad Heryawan (Aher).

Direktur Pencapresan DPP PKS Suhud Alynudin menyatakan, partai koalisi menyetujui jika Anies Baswedan maju sebagai calon Presiden pada Pemilu 2019, bukan sebagai calon Wakil Presiden.

“Wacana Anies Baswedan sebagai Cawapres Prabowo Subianto sangat kecil kemungkinan terealisasi, partai koalisi lebih setuju untuk mengusung Anies sebagai Capres bukan Cawapres. Pengorbanan umat dan rakyat jakarta terlalu besar jika Anies hanya cawapres,” ujar Suhud dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad (08/07/2018) lansir Antara.

Suhud mengatakan, PKS telah mengusulkan pasangan Anies-Ahmad Heryawan sebagai opsi yang sangat menjanjikan sebagai pasangan untuk melawan petahana.

“Anies-Aher pasangan yang sangat ideal. Keduanya muda, kepala daerah berprestasi, kompeten, pintar dan religius,” ujarnya.

Menurut dia, Pilpres 2019 membutuhkan figur baru untuk melawan Jokowi.

Sebelumnya Anies Baswedan telah menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk berbicara masalah Pilpres 2019. Gerindra menyebut seluruh partai koalisi yakni PKS dan PAN setuju jika Anies mendampingi Prabowo Subianto sebagai cawapres.

Diketahui, pendaftaran pemilihan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2019 akan dibuka pada 4-10 Agustus 2018.

Hal tersebut sesuai dengan salinan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pendeta: Kehadiran Rokok Bisa Hancurkan Kaderisasi Bangsa

Pendeta: Kehadiran Rokok Bisa Hancurkan Kaderisasi Bangsa

Konflik yang Terjadi di Iraq dan Suriah Bisa Saja Terjadi di Indonesia

Konflik yang Terjadi di Iraq dan Suriah Bisa Saja Terjadi di Indonesia

Warga Dihebohkan Video Film Yesus Berbahasa Bugis

Warga Dihebohkan Video Film Yesus Berbahasa Bugis

Syamsuddin Arif: Mohamad Syahrur Tak Memiliki Otoritas Menyampaikan Ilmu Agama

Syamsuddin Arif: Mohamad Syahrur Tak Memiliki Otoritas Menyampaikan Ilmu Agama

Terbitnya Perda “Tata Nilai Kehidupan Religius” Diilai Anugerah Umat Islam Tasikmalaya

Terbitnya Perda “Tata Nilai Kehidupan Religius” Diilai Anugerah Umat Islam Tasikmalaya

Baca Juga

Berita Lainnya