Rabu, 19 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

ICMI: Ekonomi Berdasarkan Pancasila itu yang Memihak Masyarakat

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Diskusi Dialektika Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) bertema 'Ekonomi Pasar Pancasila dan Pemberdayaan Ekonomi Umat' di Jakarta, Rabu (11/07/2018).
Bagikan:

Hidayatulah.com– Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menggelar diskusi media bertema “Ekonomi Pasar Pancasila dan Pemberdayaan Ekonomi Umat” di kantor operasional ICMI, Menteng, Jakarta, Rabu (11/07/2018).

Ketua Umum ICMI Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan, ekonomi yang berlandaskan Pancasila adalah kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, seperti peningkatan kualitas pertanian, tenaga kerja, industri, perbankan, dan sektor lainnya.

“Jadi ada tujuan untuk mengembangkan sektor ekonomi yang dikelola masyarakat untuk kemaslahatan masyarakat juga,” ujarnya.

Pemerintah, kata Jimly, juga tak boleh mengabaikan sisi kualitas daya saing manusia Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang menganut Pancasila. Sehingga nantinya mampu mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.

“Kita juga sudah harus mengarah serius untuk menciptakan wirausahawan muda. Generasi milenial berpotensi dicetak menjadi wirausahawan muda kreatif. Ditanamkan nilai Pancasila,” terangnya.

Baca: KEIN: Indonesia Belum Fokus Garap Sektor Prioritas

Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir yang juga sebagai pembicara mengungkapkan, kepentingan ekonomi nasional mempunyai tolak ukur penerapannya. Ia berpendapat, harus ada prioritas pembangunan ekonomi agar mencegah terjadinya gejolak.

“Konsumen itu adalah orang Indonesia maka harus mengutamakan kepentingan nasional. Keadilan ekonomi harus melalui program bukan diserahkan ke pasar. Kalau tidak, muncul kesenjangan sosial,” jelasnya.

Soetrisno juga menyampaikan, pentingnya mewujudkan etika sebagai blue print ekonomi Pancasila, bukan hanya mengandalkan konstitusi. Sebab, menurutnya, ada beberapa aspek yang belum bisa ditutupi oleh konstitusi tapi secara etika dinilai bisa.

Selanjutnya, Pakar Ekonomi Syariah yang juga Anggota Dewan Pakar ICMI, Muhammad Syafi’i Antonio, menuturkan, ekonomi pasar Pancasila kini sudah tepat diterapkan. Tinggal bagaimana mengelola kebijakan ekonomi dan produknya menjadi lebih baik dengan kesabaran, misalnya untuk tidak bergantung pada impor.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

JIlbab Anita di Pulau Dewata

(Video) Jilbab Anita di Pulau Dewata

ICMI: Pernyataan Ahok Soal Al-Maidah adalah Penistaan Al-Qur’an

ICMI: Pernyataan Ahok Soal Al-Maidah adalah Penistaan Al-Qur’an

MUI Minta Polri Adil Tangani Kejahatan Siber

MUI Minta Polri Adil Tangani Kejahatan Siber

Tiga Mucikari Indonesia dan 118 WNI Ditahan di Arab Saudi

Tiga Mucikari Indonesia dan 118 WNI Ditahan di Arab Saudi

Kemenag Tegaskan Info Tunjangan Khatib Berita Palsu

Kemenag Tegaskan Info Tunjangan Khatib Berita Palsu

Baca Juga

Berita Lainnya