Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jakarta Pemenang We Love Cities 2018, Sandi: Ini Luar Biasa

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Kawasan Monas, Jakarta, tampak bersih seusai Aksi Bela Islam III, Jumat (02/12/2016). Dijepret sekitar pukul 14.00 WIB lewat.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kota Jakarta unggul sebagai pemenang global ajang We Love Cities 2018 yang diselenggarakan World Wide Fund for Nature (WWF). Selain ajang We Love Cities, Jakarta juga kembali terpilih menjadi pemenang nasional One Planet City Challenge (OPCC).

Dengan kemenangan mutlak tersebut, Jakarta berhak menyandang gelar sebagai kota paling dicintai warganya dan mengalahkan sejumlah kota besar lainnya di dunia, termasuk Tokyo, Vancouver, dan Kuala Lumpur.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengapresiasi Jakarta yang berhasil menjadi pemenang global di ajang We  Love Cities 2018 tersebut.

“Saya ucapkan selamat, Jakarta berhasil mendapatkan We Love Cities dan bisa melampaui Tokyo dan Vancouver,” ujar Sandi, Jumat (06/07/2018).

Menurut Sandi, kemenangan ini tidak dapat diraih tanpa adanya kontribusi dari warga Jakarta yang mencintai kotanya.

“Ini luar biasa. Semakin banyak warga Jakarta yang terlibat semakin dicintai kota Jakarta, dan We Love Cities dimenangkan oleh Jakarta,” tandasnya.

Setelah melewati kampanye masif pada 7 Mei sampai 30 Juni 2018, Jakarta berhasil menjadi pemenang. Penghargaan ini melibatkan kontribusi warga Jakarta untuk memberikan dukungan mereka kepada kota tercinta melalui voting dan saran-saran perbaikan untuk pembangunan kota.

Jakarta selaku pemenang kampanye We Love Cities 2018 dan pemenang nasional OPCC akan menerima sertifikat dan pengakuan global pada acara OPCC Global Awards Ceremony dalam rangkaian Global Climate Action Summit di San Francisco, Amerika Serikat, 12-14 September 2018.

“Jakarta menang dengan jumlah dukungan yang telak dibanding kota lainnya. Ini menunjukkan kemampuan Jakarta merangkul warganya untuk memberikan dukungan dalam ajang kampanye internasional ini,” ujar Isnawa Adji, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Rabu (04/07/2018) lansir situs berita resmi Pemprov DKI Jakarta.

Isnawa melanjutkan, kemenangan ini dicapai berkat dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta, BUMD, serta dukungan seluruh warga.

“Mustahil kemenangan ini dapat diraih tanpa kontribusi warga Jakarta yang mencintai kotanya. Bapak Gubernur dan Wagub bahkan ikut serta berkampanye melalui ajakan dalam video pendek yang menjadi viral di sosmed,” kata Isnawa.

Salah satu kunci kemenangan kota yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan itu, terang Isnawa,  adalah interaksi di media sosial menggunakan tagar #WeLoveJakarta. Tercatat 164.954 interaksi di media sosial dan 4.464 saran untuk menjadikan Jakarta lebih baik dari warga Jakarta.

“Sesuai kebijakan Gubernur Anies Baswedan, bahwa membangun Jakarta harus dengan pendekatan berbasis gerakan,” kata Isnawa.

Untuk menjadi pemenang We Love Cities, Jakarta harus bersaing dengan 50 kota finalis dari 21 negara. Tujuan kampanye ini untuk meningkatkan umpan balik dan melibatkan warga dalam pembangunan kota berkelanjutan untuk mendukung aksi menghadapi tantangan perubahan iklim.

Sementara itu, Global Communicator Sustainable Cities WWF, Victoria Olausson menuturkan, Kota Jakarta memiliki kemampuan yang luar biasa dalam meraih dukungan dari warganya dalam kampanye ini.

“Ketertarikan masyarakat dengan pemerintah kota adalah kunci sebuah kota dalam meraih kesuksesan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” tandasnya.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Mengembalikan LGBT ke Fitrah dengan Penguatan Nilai Moral-Agama

Mengembalikan LGBT ke Fitrah dengan Penguatan Nilai Moral-Agama

Azyumardi Azra: Suara Pemilih Islam Cenderung ke JK-Wiranto

Azyumardi Azra: Suara Pemilih Islam Cenderung ke JK-Wiranto

Misteri Cap Jempol di Amplop ‘Serangan Fajar’ Caleg Golkar

Misteri Cap Jempol di Amplop ‘Serangan Fajar’ Caleg Golkar

HTI Beri Kebebasan Anggotanya yang mau Memilih

HTI Beri Kebebasan Anggotanya yang mau Memilih

Lebih 1.500 Kasus Covid-19, Jokowi Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Lebih 1.500 Kasus Covid-19, Jokowi Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Baca Juga

Berita Lainnya