Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Ketua PBNU Bantah Ada Kerja Sama NU-Israel

Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas membantah jika ada kerja sama antara NU dengan Israel.

“Tidak ada kerja sama NU dengan Israel. Sekali lagi ditegaskan, tidak ada jalinan kerja sama program maupun kelembagaan antara NU dengan Israel,” ujar Robikin dalam pernyataanya di Jakarta, Sabtu (09/06/2018).

Ia mengatakan, kehadiran KH Yahya Cholil Staquf -yang diketahui direncanakan pada 13 Juni 2018 di Yerusalem- adalah selaku pribadi, bukan dalam kapasitas sebagai Katib Aam PBNU, apalagi mewakili PBNU.

“Saya yakin kehadiran Gus Yahya tersebut untuk memberi dukungan dan menegaskan kepada dunia, khususnya Israel bahwa Palestina adalah negara merdeka. Bukan sebaliknya,” ujarnya.

“Setiap insan yang mencintai perdamaian mendambakan penyesesaian menyeluruh dan tuntas atas konflik Israel-Palestina,” tambahnya.

“Konflik Israel-Palestina tidak disebabkan oleh faktor tunggal. Diperlukan semacam gagasan out of the book yang memberi harapan perdamaian bagi seluruh pihak secara adil,” lanjutnya.

Menurutnya, boleh jadi Gus Yahya Staquf memenuhi undangan dimaksud untuk menawarkan gagasan yang memberi harapan bagi terwujudkan perdamaian di Palestina dan dunia pada umumnya.

Sebelumnya, beredar secara viral di media sosial undangan dari salah satu kampus di Israel untuk PBNU.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Berjamaah Rebut Kembali Masjid Al Aqsa

Berjamaah Rebut Kembali Masjid Al Aqsa

Puluhan Tokoh Politik-Masyarakat dan Ulama Dorong Parpol Usung Pasangan Muslim

Puluhan Tokoh Politik-Masyarakat dan Ulama Dorong Parpol Usung Pasangan Muslim

Sandi Berterima Kasih kepada Prabowo yang Menjenguknya

Sandi Berterima Kasih kepada Prabowo yang Menjenguknya

Komnas HAM Desak Densus Klarifikasi Kematian Siyono

Komnas HAM Desak Densus Klarifikasi Kematian Siyono

Jokowi Terbitkan Perpres Tenaga Kerja Asing, ASPEK: Rakyat akan Jadi Penonton

Jokowi Terbitkan Perpres Tenaga Kerja Asing, ASPEK: Rakyat akan Jadi Penonton

Baca Juga

Berita Lainnya