Jum'at, 21 Januari 2022 / 17 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Sidang Isbat Awal Syawal 1439 H Digelar 14 Juni

kemenag
Menag Lukman saat jumpa pers sidang isbat awal Ramadan 1439H di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (15/05/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal. Sidang isbat awal Syawal 1439 H ini akan digelar pada Kamis, 14 Juni mendatang.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat. Melalui mekanisme sidang isbat tersebut, Kemenag akan menetapkan kapan umat Muslim Indonesia akan berhari raya Idul Fitri, 1 Syawal 1439 H.

“Sidang isbat awal Syawal akan dilaksanakan pada Kamis, 14 Juni 2018 M di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl MH Thamrin No 6, Jakarta,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Juraidi di Jakarta, Rabu (06/06/2018) lansir Kemenag.

Menurut Juraidi, sidang isbat akan dihadiri para Duta Besar Negara sahabat; Mahkamah Agung; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG); Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN); Badan Informasi Geospasial (BIG); Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB); Planetarium; Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam; Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

“Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah,” ujarnya.

Juraidi menjelaskan, rangkaian sidang isbat diawali dengan pemaparan secara terbuka mengenai posisi hilal berdasarkan data hisab oleh pakar astronomi. Data hisab menunjukkan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1439 H jatuh pada Kamis, 14 Juni 2018 M sekitar pukul 02:43 WIB. Tinggi hilal pada saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara 6° 4’ sampai 7° 34’.

“Rukyatul hilal akan dilaksanakan pada Kamis sore,” jelasnya.

Selepas maghrib, lanjut Juraidi, digelar sidang isbat secara tertutup yang dipimpin oleh Menteri Agama. Dalam sidang tersebut, Direktur Urais dan Binsyar akan melaporkan hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang dilakukan pada 95 titik lokasi di seluruh Indonesia.

“Laporan itu akan dijadikan dasar pengambilan keputusan penetapan 1 Syawal,” jelasnya.

Usai sidang, Menteri Agama akan menggelar konferensi pers mengenai hasil sidang isbat, yaitu Penetapan Pemerintah tentang Idul Fitri 1 Syawal 1439H/2018M.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Vaksinasi Malam Ramadhan

Tindaklanjuti Rekomendasi MUI Terkait Vaksinasi Malam Hari di Ramadhan, Kemenkes: Akan Kita Diskusikan dan Matangkan Aturannya

MasyaAllah, Sudah 120 Bayi Dibuang Sejak 2011

MasyaAllah, Sudah 120 Bayi Dibuang Sejak 2011

Kemenag Siapkan Program “Ulama Bersertifikat”

Kemenag Siapkan Program “Ulama Bersertifikat”

SBY utus Dipo Alam bahas Ahmadiyah Bekasi

SBY utus Dipo Alam bahas Ahmadiyah Bekasi

Abubakar Ba`asyir Hadiahi Arifin Ilham Buku Agama

Abubakar Ba`asyir Hadiahi Arifin Ilham Buku Agama

Baca Juga

Berita Lainnya