Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Sidang Isbat Awal Syawal 1439 H Digelar 14 Juni

kemenag
Menag Lukman saat jumpa pers sidang isbat awal Ramadan 1439H di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (15/05/2018).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal. Sidang isbat awal Syawal 1439 H ini akan digelar pada Kamis, 14 Juni mendatang.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat. Melalui mekanisme sidang isbat tersebut, Kemenag akan menetapkan kapan umat Muslim Indonesia akan berhari raya Idul Fitri, 1 Syawal 1439 H.

“Sidang isbat awal Syawal akan dilaksanakan pada Kamis, 14 Juni 2018 M di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl MH Thamrin No 6, Jakarta,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Juraidi di Jakarta, Rabu (06/06/2018) lansir Kemenag.

Menurut Juraidi, sidang isbat akan dihadiri para Duta Besar Negara sahabat; Mahkamah Agung; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG); Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN); Badan Informasi Geospasial (BIG); Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB); Planetarium; Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam; Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

“Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah,” ujarnya.

Juraidi menjelaskan, rangkaian sidang isbat diawali dengan pemaparan secara terbuka mengenai posisi hilal berdasarkan data hisab oleh pakar astronomi. Data hisab menunjukkan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1439 H jatuh pada Kamis, 14 Juni 2018 M sekitar pukul 02:43 WIB. Tinggi hilal pada saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara 6° 4’ sampai 7° 34’.

“Rukyatul hilal akan dilaksanakan pada Kamis sore,” jelasnya.

Selepas maghrib, lanjut Juraidi, digelar sidang isbat secara tertutup yang dipimpin oleh Menteri Agama. Dalam sidang tersebut, Direktur Urais dan Binsyar akan melaporkan hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang dilakukan pada 95 titik lokasi di seluruh Indonesia.

“Laporan itu akan dijadikan dasar pengambilan keputusan penetapan 1 Syawal,” jelasnya.

Usai sidang, Menteri Agama akan menggelar konferensi pers mengenai hasil sidang isbat, yaitu Penetapan Pemerintah tentang Idul Fitri 1 Syawal 1439H/2018M.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Dampak Makanan Halal terhadap Perilaku

Dampak Makanan Halal terhadap Perilaku

Program Vaksinasi Covid-19 Tahap I Harus Dievaluasi, Dampak Ikutannya Diantisipasi

Program Vaksinasi Covid-19 Tahap I Harus Dievaluasi, Dampak Ikutannya Diantisipasi

Indonesia Peringkat 72 dalam Indeks Kualitas Manula

Indonesia Peringkat 72 dalam Indeks Kualitas Manula

Dahnil Koordinator Jubir Prabowo-Sandi: Indonesia Butuh Pemimpin Kuat

Dahnil Koordinator Jubir Prabowo-Sandi: Indonesia Butuh Pemimpin Kuat

Wali Kota Padang Tolak RUU P-KS karena dinilai Pro LGBT

Wali Kota Padang Tolak RUU P-KS karena dinilai Pro LGBT

Baca Juga

Berita Lainnya