Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

IITCF Ajak Pengusaha Travel Muslim Kampanyekan Wisata Halal Indonesia

Priyadi Abadi dalam diskusi "Mengangkat Potensi Wisata Muslim di Nusantara dan Mancanegara" di Muamalat Tower,Setia Budi, Jakarta Selatan Rabu (30/05/2018)
Bagikan:

Hidayatullah.com–Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi destinasi wisata halal terbesar dunia. Namun, sampai saat ini pengelolaan yang belum maksimal membuat destinasi tersebut tidak dikelola dengan baik.

Salah satu faktor yang menyebabkan pengelolan tidak maksimal adalah minimnya sumber daya yang belum memahami benar mengenai wisata halal.

“Sumber destinasi wisata halal banyak  tetapi manajemenya belum berjalan dan ini pekerjaan rumah bagi kita semua,” kata  Fouder & Chairman Indonesia Islamic Travel Communication Forum (IITCF), H. Priyadi Abadi kepada wartawan dalam diskusi bertajuk ‘Mengangkat Potensi Wisata Muslim di Nusantara dan Mancanegara’ di Muamalat Tower,  Lantai 19 ,Jl Prof Dr Satrio, Setia Budi, Jakarta Selatan Rabu petang (30/05/2018).

Baca: Lombok Raih Penghargaan Destinasi Halal Terbaik Dunia

Selain itu, sambungnya, para pelaku industri wisata, dalam hal ini adalah pengusaha travel berbasis muslim harus mulai mengkampanyekan ke wisatawan lokal dan mancanegara bahwa Indonesia tidak kalah dengan negara lain dalam hal destinasi wisata halal.

Guna mengakomodir hal tersebut , sejak tahun 2017 lalu IITCF telah menggagas  Konsorsium bernama “Muslim Holiday Konsorsium” . Salah satu tujuannya adalah mengkampanyekan destinasi wisata halal melalui travel travel muslim yang ada di tanah air.

“Dengan begitu kita bisa bekerja bersama untuk meningkatkan destinasi wisata halal ,”ujar Priyayi seraya mengatakan sampai kini anggota yang sudah tergabung di Muslim Holiday Konsorsium telah mencapai 20 perusahaan tour dan travel.

Sementara itu, Priyayi juga mengatakan bahwa jangan sampai peringkat Indonesia terus dibawah Malaysia dalam hal wisata halal. Katanya ini mengacu pada  Muslim Travel Index (GMTI) yang dirilis April lalu.

Baca: Pelajar Muslim Cari Paket Wisata Halal

Menurutnya Indonesia sebagai negara mayoritas penduduknya Muslim harus lebih maju dibanding dengan negara lain, “Jangan sampai malah justru tertinggal. Bahkan, Indonesia sangat berpotensi menjadi kiblat wisata halal dunia,” pungkasnya.

Priyadi juga menjelaskan  IITCF memiliki dua agenda besar yang concern pada edukasi, berbagi dan bersinergi antar sesama travel muslim, khususnya dalam menggarap wisata muslim. Begitu juga rutin mengadakan pelatihan wisata muslim (edutrip) di dalam maupun luar negeri. Edutrip tersebut diikuti oleh para pemilik travel muslim, tour leader maupun tour planner.

Selain Priyayi Abadi, hadir dalam acara tersebut perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, pelaku industri wisata di Indonesia, serta puluhan  pengusaha tur dan travel muslim dari beberapa wilayah seperti Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumatera Utara.*

Rep: Niesky Abdullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Wantim MUI: Perbedaan Pilihan Tak Boleh Rusak Ukhuwah Islamiyah

Wantim MUI: Perbedaan Pilihan Tak Boleh Rusak Ukhuwah Islamiyah

Heran, Kok Banyak yang Nafsu Bom Cirebon sebagai Ideologi Takfir!

Heran, Kok Banyak yang Nafsu Bom Cirebon sebagai Ideologi Takfir!

DPP Perempuan PKS Gelar Kongres Keluarga Indonesia

DPP Perempuan PKS Gelar Kongres Keluarga Indonesia

Andi Noya Menangis Dapat Salib Dada Uskup Semarang

Andi Noya Menangis Dapat Salib Dada Uskup Semarang

Warga Jakarta Resah Maraknya Pelacuran

Warga Jakarta Resah Maraknya Pelacuran

Baca Juga

Berita Lainnya