Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

DPR: Isu e-KTP Tercecer Bisa Jadi Bergeser ke Ranah Politik

www.aboebakarnews.co
Anggota Komisi III DPR RI Aboebakar Alhabsyi
Bagikan:

Hidayatullah.com– Secara psikologis, persoalan e-KTP cukup sensitif untuk masyarakat. Karena di antara mereka banyak yang merasakan mudahnya mendapatkan e-KTP, tapi tak jarang yang menggunakan keterangan pengganti hingga berbulan-bulah bahkan dalam hitungan tahun.

“Sehingga jika ada berita ditemukan KTP dalam jumlah yang banyak dapat menyita perhatian dan memicu spekulasi. Tentunya hal ini bisa menurunkan public trust (kepercayaan publik, Red) kepada pemerintah, khususnya Kemendagri,” ujar Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR, Habib Aboebakar Alhabsyi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/05/2018) lansir KBRN.

Apalagi, sebut anggota Komisi III DPR itu, menjelang pilkada dan pilpres, bisa jadi isu ini akan bergeser pada persoalan penggunaan KTP palsu untuk perolehan suara. Oleh karenanya, aparat keamanan perlu melakukan pendalaman.

Baca: Kalau e-KTP yang Tercecer Palsu, Mendagri: Harus Diusut

“Di samping itu, Polisi perlu menelusuri bagaimana cerita adanya KTP elektronik yang disebut jatuh di tengah jalan tersebut. Sebaiknya, barang tersebut diamankan terlebih dahulu,” teagsnya.

Namun, Habib Aboebakar sapaan politisi PKS itu menyatakan, agar KTP yang ditemukan nanti, jangan dilakukan pemusnahan dengan dibakar, agar bisa ditelusuri dan dijadikan bukti. Sehingga masyarakat akan memiliki keyakinan bahwa ini benar-benar KTP invalid atau rusak.

Baca: Kasus e-KTP Tercecer, Mendagri: Bukan Kelalaian, tapi Sudah Unsur Kesengajaan

Sedangkan kepada Kemendagri, Ketua Poksi III F-PKS DPR RI itu meminta juga tak perlu reaktif, dan jika itu memang hanya sampah tidak perlu melakukan pemecatan terhadap staf mereka.

“Saya mendorong Ombudsman untuk turun dalam persoalan ini, guna memastikan bahwa Kemendagri telah menjalankan tugasnya dengan baik. Di sisi lain untuk menghilangkan berbagai spelulasi yang beredar di tengah masyarkat,” pungkasnya.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Rencana BI Merevisi 20 PBI Bank Syariah

Rencana BI Merevisi 20 PBI Bank Syariah

MUI Serang: Tidak Semua Debus Haram

MUI Serang: Tidak Semua Debus Haram

Kasus Poso Membesar karena Penanganan Densus 88 Berlebihan

Kasus Poso Membesar karena Penanganan Densus 88 Berlebihan

Standar bagi TV dan Radio Memilih Penceramah akan Disusun

Standar bagi TV dan Radio Memilih Penceramah akan Disusun

Sidang Kasus Penistaan Agama Darmawan, Saksi Ahli Bahasa: Terdakwa Penuhi Unsur Ujaran Kebencian

Sidang Kasus Penistaan Agama Darmawan, Saksi Ahli Bahasa: Terdakwa Penuhi Unsur Ujaran Kebencian

Baca Juga

Berita Lainnya