Jum'at, 24 September 2021 / 16 Safar 1443 H

Nasional

Mardani Berharap Pemerintah Waspadai Politisasi Isu Bom Gereja Surabaya

pks.id
Mardani Ali Sera.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera,  mengungkapkan sangat berduka atas serangan bom pada tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (13/05/2018) yang menelan sedikitnya belasan korban jiwa dan 41 korban luka-luka.

Mardani berhadap aktivitas teror ini menjadi serangan yang terakhir di indonesia. 

“Indonesia berdukacita atas insiden teror di Surabaya, saya sendiri sangat berduka terhadap korban insiden ini,” ujar Mardani dalam pernyataannya di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Ahad.

Baca: PP Muhammadiyah Desak Pemerintah Selesaikan Masalah Terorisme dari Akarnya

Wakil Ketua Komisi II DPR ini sangat mengutuk keras pelaku dan aktor bom Surabaya dan berhadap pemerintah cepat meningkatkan kewaspadaan atas kejadian seperti ini di tempat lain. 

“Saya mengutuk keras kepada siapapun yang dengan sengaja merencanakan teror ini! Pemerintah jangan lengah dan jangan membiarkan hal ini terulang kembali!” ujarnya. 

Baca: Kapolri Minta Presiden Terbitkan Perppu Terorisme

Lebih jauh, Mardani berharap pemerintah juga harus mewaspadai politisasi insiden teror ini.

“Saya berharap pemerintah mewaspadai politisasi isu insiden bom Surabaya ini,” katanya. 

Penggagas gerakan #2019GantiPresiden itu  juga mendesak pemerintah cepat tanggap menyelesaikan kasus-kasus tersebut, melalui penegakan hukum.

Baca: Menko PMK Kecam Keras Bom Gereja Surabaya

Kerja intelejen dinilainya sangat penting untuk membuka tabir dimana dan siapa akar masalah ini. Sehingga tidak hanya memunculkan framming yang menjelekkan Islam.

“Pemerintah tidak boleh kalah terhadap insiden ini, fokuskan kinerja untuk mencari akar permasalahan insiden ini, maksimalkan tugas satgas anti teror yang sudah dibentuk,” pungkasnya.*

Baca: FPKS: Bom Gereja Surabaya Tindakan Biadab

Rep: SKR
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Stigma Pada Rohis Dinilai Makin Menguatkan Aktivis Mengkaji Islam

Stigma Pada Rohis Dinilai Makin Menguatkan Aktivis Mengkaji Islam

Kerajaan Saudi Hentikan Penyidikan Kasus Gurauan Bom 2 WNI Saat Umroh

Kerajaan Saudi Hentikan Penyidikan Kasus Gurauan Bom 2 WNI Saat Umroh

MUI Tak Larang Pelaksanaan Shalat Idul Adha, Tapi Pastikan Prokes dan Tak Ada Kerumunan

MUI Tak Larang Pelaksanaan Shalat Idul Adha, Tapi Pastikan Prokes dan Tak Ada Kerumunan

Calhaj Disarankan Terus Gunakan Masker

Calhaj Disarankan Terus Gunakan Masker

Diduga Terima Rp5,4 Miliar, KPK Jadikan Gubernur Sulsel Tersangka, Ditahan 20 Hari

Diduga Terima Rp5,4 Miliar, KPK Jadikan Gubernur Sulsel Tersangka, Ditahan 20 Hari

Baca Juga

Berita Lainnya