Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Presiden: Terorisme Tak Ada Kaitannya dengan Agama Apapun

ist.
Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan pers terkait serangan bom di tiga gereja di Surabaya, di RS Bhayangkara, Surabaya, Jatim, Ahad (13/05/2018) sore.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras serangan bom di 3 gereja di Surabaya yang dinilainya sungguh biadab, dan di luar batas kemanusiaan karena telah menimbulkan korban anggota masyarakat, anggota kepolisian, dan anak-anak yang tidak berdosa.

“Termasuk pelaku yang menggunakan 2 anak berumur kurang lebih 10 tahun yang digunakan juga untuk pelaku bom bunuh diri,” ujar Presiden Jokowi dalam pernyataan pers di RS Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (13/05/2018) sore.

Baca: MUI Jatim: Terorisme Bukan Ajaran Islam

Ditegaskan Presiden, terorisme adalah kejahatan kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya.

“Tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita kita semuanya atas jatuhnya korban serangan bom bunuh diri di Surabaya ini,” ucap Presiden.

Baca: Kapolri Minta Presiden Terbitkan Perppu Terorisme

Karena itu, lanjut Presiden, pagi tadi dirinya sudah memerintahkan kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku.

“Dan saya perintahkan untuk membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya,” sambungnya.

Seluruh aparat negara, tegas Presiden, tidak akan membiarkan tindakan pengecut semacam ini.

Baca: Menko PMK Kecam Keras Bom Gereja Surabaya

Presiden mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme dan radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan kebinekaan.

Presiden juga mengimbau kepada seluruh rakyat di seluruh pelosok tanah air agar semuanya tetap tenang, menjaga persatuan, dan waspada.

Baca: Serangan Bom Surabaya, Ini Imbauan Bimas Katolik dan Kristen

“Hanya dengan upaya bersama seluruh bangsa, terorisme dapat kita berantas. Kita harus bersatu melawan terorisme,” tegas Presiden Jokowi.

Saat menyampaikan pernyataan pers tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, serta Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin.*

Baca: FPKS: Bom Gereja Surabaya Tindakan Biadab

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Harist Abu Ulya: Muhaimin Tak Perlu Kambing Hitamkan Rohis

Harist Abu Ulya: Muhaimin Tak Perlu Kambing Hitamkan Rohis

MUI: BPJS Kesehatan Siap Jalankan Prinsip Syariah

MUI: BPJS Kesehatan Siap Jalankan Prinsip Syariah

Peneliti LIPI Sarankan Indonesia Belajar Wisata Halal di Negeri Minoritas Muslim seperti Taiwan

Peneliti LIPI Sarankan Indonesia Belajar Wisata Halal di Negeri Minoritas Muslim seperti Taiwan

Kapan Bisa Umrah Lagi? Tunggu Penerbangan Dibuka dan Protokol Kesehatan

Kapan Bisa Umrah Lagi? Tunggu Penerbangan Dibuka dan Protokol Kesehatan

Pluralisme Mengajarkan Orang untuk Ragu pada Agamanya Sendiri

Pluralisme Mengajarkan Orang untuk Ragu pada Agamanya Sendiri

Baca Juga

Berita Lainnya