Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kurs Rupiah Terus Melemah, DPR Minta BI Ambil Langkah Kongkret

Bagikan:
Hidayatullah.com– Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Junaidi Auly meminta kepada Bank Indonesia (BI) untuk mengambil langkah yang cepat dan tepat terhadap nilai tukar rupiah yang semakin melemah kali ini.
“Kemarin nilai tukar rupiah terhadap dolar US sudah mencapai angka 14.000, pemerintah harus ambil langkah yang kongkret agar tidak terus melemah, jangan sampai masyarakat berpikir pemerintah terkesan membiarkan nilai tukar melemah,” ungkap Junaidi dalam agenda Sosialisasi dengan BI tentang Tugas, Fungsi, serta Peran BI dalam Ekonomi di Kalirejo, Lampung Tengah, Selasa (08/05/2018) dirilisnya.
Seperti diketahui, pelemahan rupiah sudah berlangsung pada beberapa pekan yang lalu, dimulai pada angka 13.700 sampai 13.900, hingga menyentuh angka 14.000 pada Senin kemarin.
“Pemerintah harus tunjukkan keseriusan kinerjanya pada masyarakat terkait nilai tukar rupiah ini, karena dampaknya terhadap hutang Indonesia yang terus membengkak karena ada hutangnya yang berbentuk dolar,” ujar Anggota DPR yang biasa disapa Bang Jun ini.
Selain itu, Junaidi juga membahas pelaksanaan tugas BI terkait inflasi daerah, yang mana dengan terbentuknya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bisa terus berkontribusi agar inflasi di daerah khususnya Lampung bisa terus stabil.
“Sinergitas dan koordinasi yang intens antara TPID dengan stakeholder terkait terus ditingkatkan, demi terkendalinya inflasi dan harus siap dalam menghadapi bulan puasa dan lebaran nanti,” ujar Anggota Legislatif asal Lampung ini.
Bang Jun menegaskan, tantangan ke depan dalam pembangunan ekonomi daerah sangat diperlukan penguatan koordinasi antara BI dan pemda, baik tingkat provinsi atau kabupaten/kota.
“Karena makin besar dan pentingnya sumbangsih dan peranan daerah dalam pembangunan perekonomian nasional yang sering diabaikan oleh pemerintah pusat dan semoga perkembangan pembangunan daerah makin optimal, sekaligus memunculkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru,” tutup Junaidi yang juga Alumnus Pascasarjana UNILA ini.
Di sisi lain, Bank Indonesia perwakilan Lampung yang diwakilkan oleh Meily Ika Permata kepala tim pengembangan ekonomi BI Lampung mengatakan, “Kami sudah memainkan peran dalam pembangunan ekonomi daerah, yaitu menciptakan/menumbuhkan pusat pusat ekonomi baru dengan meningkatkan aktivitas perekonomian, mengoptimalkan potensi daerah, dan mengatasi kesenjangan ekonomi di daerah,” ujar Meily.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Aksi Solidaritas Uighur KAMMI UIN Yogya

Aksi Solidaritas Uighur KAMMI UIN Yogya

DPRD Padang Siapkan Ranperda Pemberantasan Perzinaan dan Pelacuran

DPRD Padang Siapkan Ranperda Pemberantasan Perzinaan dan Pelacuran

Soal Konten ‘Radikal’, Menkominfo Beri Karpet Merah Kapolri, BNPT dan BIN

Soal Konten ‘Radikal’, Menkominfo Beri Karpet Merah Kapolri, BNPT dan BIN

Guntur: Gerakan “Indonesia Tanpa Liberal” Bentuk Phobia Asing

Guntur: Gerakan “Indonesia Tanpa Liberal” Bentuk Phobia Asing

Innalillah, KH Ahmad Warson, Penulis Kamus Arab Al Munawwir Berpulang

Innalillah, KH Ahmad Warson, Penulis Kamus Arab Al Munawwir Berpulang

Baca Juga

Berita Lainnya