Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pakar Hukum: Seharusnya Setnov Dihukum Maksimal

ANT
Penetapan status tersangka Setya Novanto (setnov) oleh KPK atas kasus Korupsi E-KTP
Bagikan:

Hidayatullah.com– Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memvonis terdakwa kasus korupsi pengadaan e-KTP, Setya Novanto (Setnov), dengan hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Selain itu, Majelis Hakim juga menghukum bekas Ketua DPR itu dengan tambahan membayar uang pengganti sebesar 7,3 juta dolar AS.

Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai, seharusnya Setnov dihukum maksimal 20 tahun atau seumur hidup.

Baca: Tantangan Golkar Pasca-Setnov

Sebab, menurutnya, peran Setnov cukup dominan dalam kasus ini. Seperti pernyataan Depdagri dan Andi Agustinus (AA) yang mengatakan dialah yang akan mengorganisasikan terlaksananya proyek e-KTP.

Namun begitu, kata Fickar, hukuman tersebut cukup setimpal, terutama dengan adanya uang pengganti sejumlah 7,3 juta dolar AS dan pencabutan hak politik.

Ia menegaskan, kasus ini jangan hanya berhenti pada Setnov saja.

“Semua nama yang mencuat di perkara ini harus diusut. Nama-nama yang disebut menerima harus diproses. Agar perkara e-KTP ini tuntas,” tegasnya kepada hidayatullah.com, Rabu (25/04/2018).

“KPK,” tambahnya, “selain menuntut (kasus) korupsi, juga harus menuntut TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).”* Andi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Revisi UU Penyiaran Dinilai Sarat Kepentingan Pemodal

Revisi UU Penyiaran Dinilai Sarat Kepentingan Pemodal

Sekjen FRIH: Yang Diblokir Kominfo Terkait ISIS Bukan Blog Kami

Sekjen FRIH: Yang Diblokir Kominfo Terkait ISIS Bukan Blog Kami

Wamenag: Tak Ada Sanksi Majelis Taklim yang Enggan Mendaftar

Wamenag: Tak Ada Sanksi Majelis Taklim yang Enggan Mendaftar

Munas IV Hidayatullah Tetapkan Ketua Umum Periode 2015-2020 Tanpa Voting

Munas IV Hidayatullah Tetapkan Ketua Umum Periode 2015-2020 Tanpa Voting

Keluarga Korban Tewas Kerusuhan Mei Tuntut Keadilan, DPR Tindaklanjuti

Keluarga Korban Tewas Kerusuhan Mei Tuntut Keadilan, DPR Tindaklanjuti

Baca Juga

Berita Lainnya