Jokower Dinilai Tak Paham Islam dan Suasana Kebatinan Umat

Kata Dahnil, politisasi agama itu di antaranya adalah bila tidak bisa jadi imam shalat tidak usah paksakan diri untuk jadi imam shalat hanya demi politik supaya kelihatan religius.

Jokower Dinilai Tak Paham Islam dan Suasana Kebatinan Umat
skr/hidayatullah.com
Ketum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, pada pembukaan Kongres Ulama Muda Muhammadiyah di Jakarta, Selasa (30/01/2018).

Terkait

Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai, relawan Joko Widodo (Jokower) tidak paham dengan Islam dan suasana kebatinan dari umat Islam.

Hal itu dikatakannya menyusul pernyataan relawan Jokowi yang menyebut masjid hanya untuk ibadah saja. Serta menilai sosok Jokowi sangat Islami karena sering membantu acara-acara keagamaan, tidak pernah lepas shalat lima waktu, dan juga jadi sering menjadi imam shalat yang baik.

Baca: Yusril Sebut Ajakan Jokowi Pisahkan Agama dan Politik Timbulkan Kesalahpahaman

“(Pernyataan itu) cermin dia tidak paham sama sekali tentang makna ibadah dalam Islam,” cuitnya pada media sosial di Twitter lewat akun @Dahnilanzar kemarin malam (22/04/2018).

Menurut Dahnil, politisasi agama itu di antaranya adalah bila tidak bisa jadi imam shalat tidak usah paksakan diri untuk jadi imam shalat hanya demi politik supaya kelihatan religius.

“Kasihan jamaah shalatnya,” terangnya.

Baca: Syiah Internasional, Gay dan Waria dukung Jokowi

Termasuk, ia mengkritisi, dibentuknya pengajian hanya untuk menangkal isu jelek tentang Jokowi.

“Itu pengajian atau apa? Selama ini kalian ngadain pengajian enggak sih? Majelis pengajian adalah aktivitas rutin bagi umat Islam,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Dahnil menegaskan agar berhenti seolah mau menjelaskan tentang Indonesia, Islam, dan keberagaman namun tidak paham kesejatiannya.

Ia menyarankan, kubu Jokowi atau kubu-kubu yang lain agar berkampanye secara otentik.

“Berpolitiklah dengan otentik. Kita rawat sama-sama nalar yang sehat agar kontenstasi politik berkualitas tinggi,” ujarnya disertai tanda pagar (hashtag#PolitisasiAgama.

Baca: Jokower Buat Program Antipolitisasi Masjid

Sebelumnya sebagaimana diketahui, relawan Jokowi yang tergabung dalam Gerakan Nasional Jutaan Relawan Dukung Joko Widodo melakukan pawai galang dukungan di arena Car Free Day (CFD) Jakarta, Ahad pagi.

Koordinator gerakan, Sylver Matutina menjelaskan, pihaknya juga membuat program antipolitisasi masjid. Program itu bertujuan untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat ibadah.*

Baca: Jokowi ajak relawannya Bersatu, Amien Rais ajak Jadikan “Perang Badar”

Rep: Yahya G Nasrullah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !