Bupati Bireuen: Pengungsi Rohingya Datangi Aceh setelah Ditolak Thailand

“Mereka terhempas ke perairan Aceh dan masuk mengikuti kapal-kapal yang hilir mudik di Pantai Kuala Raja."

Bupati Bireuen: Pengungsi Rohingya Datangi Aceh setelah Ditolak Thailand
Khalis Surry/Anadolu Agency
Para pengungsi Rohingya yang baru tiba sedang beristirahat pada 21 April 2018 di tempat penampungan Kabupaten Bireuen, Aceh. Wakil Bupati Bireuen Muzakkar mengatakan sebanyak 76 pengungsi Rohingya tiba di Pantai Kuala Raja, Kapubaten Bireuen, Aceh pada Jumat siang setelah terombang-ambing di lautan selama sembilan hari.

Terkait

Hidayatullah.com– Sebanyak 76 pengungsi Rohingya tiba di Pantai Kuala Raja, Kapubaten Bireuen, Aceh pada Jumat siang setelah terombang-ambing di lautan.

Wakil Bupati Bireuen Muzakkar Gani mengatakan, para pengungsi mendatangi Aceh setelah ditolak masuk Thailand. Para pengungsi berada di lautan selama sembilan hari.

“Mereka terhempas ke perairan Aceh dan masuk mengikuti kapal-kapal yang hilir mudik di Pantai Kuala Raja,” ujar Muzakkar lansir Anadolu Agency, Sabtu (21/04/2018).

Baca: 76 Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh, 7 Orang Harus Dirawat

Muzakkar mengatakan, usai mendarat di Aceh, para pengungsi kini ditempatkan di Gedung Sarana Kegiatan Belajar (SKB) milik Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen.

“Semalam kita periksa kesehatan, ada 5 orang yang menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA),” jelas Muzakkar.

Muzakkar mengaku masih berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk penanganan lebih lanjut.

Baca: Solidaritas untuk Muslim Rohingya

“Kita menampung sementara karena nanti Kemenkumham yang mendata dan (memutuskan) mau dibawa kemana, ke tempat pengungsian Aceh Utara atau diberikan kepada negara ketiga,” jelas Muzakkar.

Rohingya, yang disebut PBB sebagai orang paling teraniaya di dunia, menghadapi ketakutan meningkat atas serangan yang membunuh puluhan orang pada kekerasan komunal pada 2012.

Sejak 25 Agustus 2017, lebih dari 656.000 warga Rohingya menyeberang dari Rakhine/Arakan (Myanmar) ke Bangladesh, menurut PBB. Mereka melarikan diri dari operasi keamanan yang membunuh, menjarah rumah, dan membakar desa Rohingya.*

Rep: Admin Hidcom

Editor:

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !