Selasa, 2 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Bupati Bireuen: Pengungsi Rohingya Datangi Aceh setelah Ditolak Thailand

Khalis Surry/Anadolu Agency
Para pengungsi Rohingya yang baru tiba sedang beristirahat pada 21 April 2018 di tempat penampungan Kabupaten Bireuen, Aceh. Wakil Bupati Bireuen Muzakkar mengatakan sebanyak 76 pengungsi Rohingya tiba di Pantai Kuala Raja, Kapubaten Bireuen, Aceh pada Jumat siang setelah terombang-ambing di lautan selama sembilan hari.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sebanyak 76 pengungsi Rohingya tiba di Pantai Kuala Raja, Kapubaten Bireuen, Aceh pada Jumat siang setelah terombang-ambing di lautan.

Wakil Bupati Bireuen Muzakkar Gani mengatakan, para pengungsi mendatangi Aceh setelah ditolak masuk Thailand. Para pengungsi berada di lautan selama sembilan hari.

“Mereka terhempas ke perairan Aceh dan masuk mengikuti kapal-kapal yang hilir mudik di Pantai Kuala Raja,” ujar Muzakkar lansir Anadolu Agency, Sabtu (21/04/2018).

Baca: 76 Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh, 7 Orang Harus Dirawat

Muzakkar mengatakan, usai mendarat di Aceh, para pengungsi kini ditempatkan di Gedung Sarana Kegiatan Belajar (SKB) milik Dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen.

“Semalam kita periksa kesehatan, ada 5 orang yang menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA),” jelas Muzakkar.

Muzakkar mengaku masih berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk penanganan lebih lanjut.

Baca: Solidaritas untuk Muslim Rohingya

“Kita menampung sementara karena nanti Kemenkumham yang mendata dan (memutuskan) mau dibawa kemana, ke tempat pengungsian Aceh Utara atau diberikan kepada negara ketiga,” jelas Muzakkar.

Rohingya, yang disebut PBB sebagai orang paling teraniaya di dunia, menghadapi ketakutan meningkat atas serangan yang membunuh puluhan orang pada kekerasan komunal pada 2012.

Sejak 25 Agustus 2017, lebih dari 656.000 warga Rohingya menyeberang dari Rakhine/Arakan (Myanmar) ke Bangladesh, menurut PBB. Mereka melarikan diri dari operasi keamanan yang membunuh, menjarah rumah, dan membakar desa Rohingya.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Kloter Pertama Calhaj Jatim 1 Oktober

Kloter Pertama Calhaj Jatim 1 Oktober

Grand Launching ODOJ, Masjid Istiqlal Sesak Seperti Lebaran

Grand Launching ODOJ, Masjid Istiqlal Sesak Seperti Lebaran

AS Segera Pindahkan Kedubes ke Al-Quds, ‘Kita Sudah Berbuat Apa?’

AS Segera Pindahkan Kedubes ke Al-Quds, ‘Kita Sudah Berbuat Apa?’

Bachtiar Nasir Jelaskan, Kenapa Aksi GNPF Selalu Hari Jumat dan Dimulai dari Masjid

Bachtiar Nasir Jelaskan, Kenapa Aksi GNPF Selalu Hari Jumat dan Dimulai dari Masjid

Inilah 5 Harapan Didin Hafiduddin Kepada Ketua Umum BAZNAS

Inilah 5 Harapan Didin Hafiduddin Kepada Ketua Umum BAZNAS

Baca Juga

Berita Lainnya