Senin, 27 September 2021 / 19 Safar 1443 H

Nasional

76 Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh, 7 Orang Harus Dirawat

KBRN
Dari 76 orang migran Rohingya terdampar di Aceh, April 2018, sebanyak 43 orang laki-laki dan 25 orang perempuan. Di antaranya terdapat 8 anak di bawah umur.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sebanyak 76 orang warga pengungsi Rohingya terdampar di wilayah Pantai Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Bireun, Aceh, Jumat (20/04/2018), sekitar pukul 14.30 WIB.

Kondisi Muslim Rohingya tersebut cukup memprihatikan. Mereka kekurangan makanan dan dehidrasi setelah berhari-hari terombang ambing di laut lepas.

Dari 76 orang migran tersebut, 43 orang laki-laki dan 25 orang perempuan. Di antaranya terdapat 8 anak di bawah umur.

Mereka terdampar dengan perahu kayu sarat muatan. Para warga Rohingya tersebut telah dievakuasi ke daratan untuk memperoleh bantuan.

“Ada lima orang yang sakit dan sudah dirawat oleh tim medis di lokasi,” ujar Koordinator Masyarakat Relawan Indonesia wilayah Bireun, Hidayat, lansir KBRN.

Baca: Di Aceh, Wakil PM: Turki Berencana Siapkan 1 Desa untuk Rohingya

Sementara menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, ada tujuh orang yang harus dirawat. Lima orang mengalami dehidrasi dan dua orang mengalami sesak nafas.

Pemerintah setempat bersama lintas sektoral terus berupaya menangani bencana kemanusiaan ini.

Ternyata puluhan migran asal Myanmar yang terdampar ke Aceh pada Jumat itu ingin menuju ke Australia.

Menurut informasi yang dihimpun Pusdalops BPBA, para imigran tersebut ingin menuju ke negara Australia untuk mencari suaka.

Baca: Ulama Aceh Gerakkan Masyarakat untuk Bantu Rohingya

Kini warga Rohingya tersebut telah dievakuasi ke tempat penampungan sementara di Bireun. Pemerintah Aceh terus mengupayakan penanggulangan bencana kemanusiaan ini. Sejumlah bantuan juga mulai disalurkan terutama pada kebutuhan yang sangat urgen.

“Kondisi terkini dilaporkan, warga Rohingya yang terdiri dari 43 laki-laki dan 25 orang perempuan itu tekah dievakuasi ke tempat penampungan sementara di SKB Cot Gapu Bireun,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bireuen Muhammad Nasir.*

 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Peserta Ikut Aksi 112 untuk Membela Ulama dari ‘Kriminalisasi’

Peserta Ikut Aksi 112 untuk Membela Ulama dari ‘Kriminalisasi’

Komnas HAM Desak Densus Klarifikasi Kematian Siyono

Komnas HAM Desak Densus Klarifikasi Kematian Siyono

Pesan DPR ke Dirut PLN: Jangan Ada Rakyat Miskin Tak Dapat Haknya

Pesan DPR ke Dirut PLN: Jangan Ada Rakyat Miskin Tak Dapat Haknya

Tak Terima Vonis Hakim, PH Ahok Berdalih Ada Tekanan ke Pengadilan

Tak Terima Vonis Hakim, PH Ahok Berdalih Ada Tekanan ke Pengadilan

Baitul Wakaf Gelar “Aksi Wakaf Fest 2020”

Baitul Wakaf Gelar “Aksi Wakaf Fest 2020”

Baca Juga

Berita Lainnya