Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

IBF 2018, akan Hadir Penulis Internasional Syeikh Mahmud Al-Mishri

ist.
Syeikh Mahmud Al-Mishri.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Perhelatan tahunan pameran buku Islam, Islamic Book Fair (IBF) 2018, akan diselenggarakan pada 18-22 April 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.

Banyak tokoh yang akan hadir pada berbagai agenda di IBF tahun ini. Antara lain, akan dimeriahkan dengan kehadiran penulis dan dai internasional asal Mesir, Syeikh Mahmud Al-Mishri. Kehadiran penulis ratusan judul buku tersebut ke Indonesia atas undangan penerbit Pustaka Al-Kautsar.

Syeikh Mahmud Al-Mishri akan membedah buku hasil karyanya yang berjudul Semua Ada Saatnya di Panggung Utama IBF 2018, pada Kamis (19/04/2018) pukul 12.30-14.00 WIB.

Dalam buku tersebut, penulis yang akrab dipanggil Abu Ammar ini mengajak pembaca untuk merenungi makna kehidupan lewat berbagai kisah-kisah inspiratif yang menambah keimanan. Ia juga mengajak pembaca agar hidup seimbang, untuk kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat.

“Buku Semua Ada Saatnya yang diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar dan diterjemahkan oleh dai fenomenal Ustadz Abdul Somad MA itu sampai saat ini terus mendapat antusias pembaca yang sangat luar biasa. Dalam hitungan bulan, buku ini sudah terjual puluhan ribu eksemplar dan masuk dalam kategori ‘National Best Seller’,” demikian pers rilis yang dikirimkan Pustaka Al-Kautsar kepada hidayatullah.com, Selasa (17/04/2018).

Baca: Ketua GNPF Ustadz Bachtiar Nasir Jadi Tokoh Perbukuan IBF 2017

Syeikh Mahmud Al-Mishri yang saat ini lebih banyak bermukim di Arab Saudi mendapatkan ijazah menamatkan kutubussittah dan ilmu-ilmu syariah dari Dr Muhammad Ismail Al-Muqadam. Ia juga mendapat gelar Doktor Honouris Causa sebagai salah seorang dari tujuh tokoh berpengaruh di Timur Tengah.

Selain sebagai penulis, Syeikh Al-Mishri juga aktif sebagai dai internasional dan menghadiri berbagai konferensi internasional di Amerika, Eropa, dan negara-negara Teluk.

Beberapa negara yang pernah dikunjungi dalam safari dakwahnya adalah Inggris, Belgia, Belanda, Italia, Perancis, Belgia, dan lain sebagainya. Ia juga pernah meraih penghargaan internasional dalam bidang al-Qur’an dari Uni Emirat Arab dan Libya.

Selain buku Semua Ada Saatnya, karya Syaikh Al-Mishri yang diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar adalah Rihlah Ilaa Daaril Akhirah (Tamasya ke Negeri Akhirat) dan Qashash Al-Qur’an li Al-Athfal (Kisah Istimewa Al-Qur’an untuk Anak). Buku-buku karya lainnya adalah; Syarh Riyadus Shalihin ( 7 jilid), Ashab Ar-Rasul (2 jilid), Qashash Al-Anbiyaa’, Sirah Ar-Rasul, Asrar Al-Fitan baina Ash-Shahabah, Qashash At-Tabi’in, Al-Fiqh Al-Muyassar li Al-Mar’ah Al-Muslimah, Syarh Al-Ahadits Al-Qudsiyah, Laa Tahzan wa Ibtasim li Al-Hayah, Rijaal laa Yansaahumu At-Tarikh, Nisaa’ Al-Anbiya’, Ahdats Nihayah Al-‘Alam, Mausu’ah Akhlaq As-Salaf, dan lain-lain.

Baca: Saudi Hadiahkan 10 Visa Haji dan 75 Beasiswa Bagi Pengunjung IIBF

Selain membedah buku karyanya di IBF 2018, Syeikh Mahmud Al-Mishri juga akan memberikan ceramah umum di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/04/2018), bakda shalat Maghrib.

Ia juga akan bersilaturahim dengan para tokoh, ulama, asatidz, dan aktivis Islam Indonesia. Dalam pertemuan tersebut diharapkan terbangun ukhuwah dan saling tukar gagasan bagi kemajuan kaum Muslimin di negeri ini.

Penerbit tersebut berharap kehadiran ulama asal Mesir ini bisa memberikan pencerahan bagi umat Islam Indonesia dan memicu semangat untuk meraih kejayaan Islam.

“Kita bersyukur bisa menghadirkan ulama internasional, dengan harapan beliau bisa lebih mengenal Indonesia dan memberikan pencerahannya bagi kaum Muslimin di sini,” ujar Tohir Bawazir, Direktur Pustaka Al-Kautsar.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

JAT Nilai Penangkapan Ustad “AA” Terkesan Dipaksakan

JAT Nilai Penangkapan Ustad “AA” Terkesan Dipaksakan

Kemacetan di Jakarta Seperti Banjir Bandang

Kemacetan di Jakarta Seperti Banjir Bandang

Din:   Akhiri Kontroversi Fatwa BBM Bersubsidi

Din: Akhiri Kontroversi Fatwa BBM Bersubsidi

UII Kembangkan Studi Forensika Digital Respons Kejahatan Siber

UII Kembangkan Studi Forensika Digital Respons Kejahatan Siber

MUI: Jangan Boikot Pajak!

MUI: Jangan Boikot Pajak!

Baca Juga

Berita Lainnya