Muhammadiyah Ingatkan Tanggung Jawab Negara Lindungi Seluruh Rakyat

Apalagi kehidupan kebangsaan Indonesia yang telah melewati 72 tahun dari kemerdekaan itu juga masih menyimpan banyak masalah.

Muhammadiyah Ingatkan Tanggung Jawab Negara Lindungi Seluruh Rakyat
zulkarnain/hidayatullah.com
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (kiri) bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir pada acara silaturahim keluarga besar kedua ormas Islam itu di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (23/03/2018).

Terkait

Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, negara juga punya tanggung jawab konstitusional melindungi seluruh rakyat dan tanah air, sebagaimana cita-cita memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa yang berpihak pada nilai-nilai dasar Pancasila.

Termasuk, terangnya, Muhammadiyah juga memiliki tanggung jawab moral menjadikan Indonesia negara yang bersatu, adil, dan berdaulat.

“Tantangan terberat kita sebagai bangsa adalah bagaimana menyinambungkan nilai-nilai dasar untuk diimplementasikan dalam kehidupan kebangsaan. Dan kami berkomitmen kuat untuk menjadikan Indonesia sebagaimana cita-cita kebangsaan,” ujarnya usai bertemu dengan para pimpinan partai politik di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (12/04/2018).

Baca: NU-Muhammadiyah Serukan Pemerintah Serius Atasi Kesenjangan Ekonomi-Sosial

Apalagi, sambung Haedar, kehidupan kebangsaan Indonesia yang telah melewati 72 tahun dari kemerdekaan itu juga masih menyimpan banyak masalah. Seperti korupsi, penggunaan sumber daya alam, politik, dan lainnya.

Karenanya, ia berkomitmen untuk menggunakan kekuataan dan spirit kolektif dengan posisi dan peran masing-masing guna menyelesaikan masalah-masalah bangsa.

“Tentu dengan segenap kekuatan masyarakat,” jelasnya.

Baca: PP Muhammadiyah Desak Pemerintah Hentikan Perdagangan dan Peredaran Miras

Yang tidak kalah penting, lanjutnya, Muhammadiyah berupaya menjaga proses konstestasi politik dengan semangat kebersamaan, moralitas, dan tujuan bernegara.

“Semangat inilah yang akan terus kami pupuk. Satu sama lain kami sadar berbeda posisi dan peran serta strategi, tetapi itu semua tidak mengurangi ikhtiar dan tekad menjadikan rakyat sebagai pemilik kedaulatan yang bisa hidup lebih baik dan negara melindungi hak-hak rakyat,” tandasnya.

Haedar menegaskan, kontestasi politik selain harus tetap dalam koridor konstitusi, prinsip-prinsip demokrasi dan moralitas, juga tidak boleh menimbulkan perpecahan, keretakan, dan permusuhan di tubuh bangsa.*

Baca: PP Muhammadiyah: Pemerintah Perlu Membuka Perspektif Baru Tentang Islam

Rep: Yahya G Nasrullah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !