Senin, 18 Januari 2021 / 4 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

MUI: Sukmawati Tidak Terlalu Memperhitungkan Dampak Puisinya

zulkarnain/hidayatullah.com
Ketua Umum MUI yang juga Rais 'Aam PBNU, KH Ma'ruf Amin, berorasi dengan berapi-api pada Aksi Bela Palestina di Lapangan Medan Merdeka Monas, Jakarta, Ahad (17/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, mengatakan, Sukmawati Soekarnoputri tidak terlalu memperhitungkan akibat yang terjadi dari puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang menjadi viral dan menimbulkan kegaduhan karena menyinggung syariat Islam, adzan, dan cadar.

“Bagaimana (puisi) itu didengar dan dirasakan pihak lain. Apapun harus menghormati norma-norma hukum agama, kesantunan, maupun kepatutan,” ujarnya saat konferensi pers bersama Sukmawati di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Kamis (05/04/2018).

Baca: Soal Sukmawati, FAPA: Pelaku Ujaran Kebencian Harus Diproses Hukum

Meskipun MUI, terang Kiai Ma’ruf, belum mendalami khusus mengenai puisi itu. Tapi, kata dia, reaksinya sudah ada.

“Kita belum masuk ke situ dulu, tapi bagaimana ini kita kompromikan, mendamaikan, kemudian membangun kembali persaudaraan,” ungkapnya, yang menerima permintaan maaf Sukmawati.

Baca: Sukmawati Datangi MUI untuk Meminta Maaf

Sukmawati mendatangi MUI guna menyampaikan permohonan maaf atas puisi yang dibacakannya dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di ajang Indonesia Fashion Week 2018 yang menjadi viral dan menimbulkan kegaduhan, Rabu.

Selasa kemarin, Sukmawati menggelar konferensi pers menyampaikan permintaan maafnya kepada umat Islam.

Akibat puisi itu, Sukmawati ramai-ramai dilaporkan ke kepolisian oleh berbagai kelompok Islam.*

Baca: TPUA: ‘Coba Periksa KTP Sukmawati Apakah Dia Muslim(ah)?’

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Direktur AIDA: Terorisme Bukan Bagian dari Pesantren

Direktur AIDA: Terorisme Bukan Bagian dari Pesantren

Saksi Ahli GNPF Hermansyah Dibacok dan Dikeroyok, IA ITB Mengutuk Keras

Saksi Ahli GNPF Hermansyah Dibacok dan Dikeroyok, IA ITB Mengutuk Keras

Pengamat LIPI: Jangan Seenaknya Pakai Senjata Tangani Terorisme

Pengamat LIPI: Jangan Seenaknya Pakai Senjata Tangani Terorisme

Tri Sutrisno: Indonesia Toleran Sejak Kakek-Nenek

Tri Sutrisno: Indonesia Toleran Sejak Kakek-Nenek

DPR Tunda Pembahasan RUU HIP, Ikut Pemerintah

DPR Tunda Pembahasan RUU HIP, Ikut Pemerintah

Baca Juga

Berita Lainnya