Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Sukmawati Minta Maaf, Proses Hukum Diharapkan Lanjut

Youtube
Sukmawati Soekarnoputri saat membacakan puisi 'menyudutkan' syariat Islam di JCC, Senayan, Jakarta, Maret 2018.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Meskipun Sukmawati Soekarnoputri telah menyampaikan permintaan maaf atas puisinya yang menyinggung syariat Islam, cadar, dan adzan, namun proses hukum atas kasus ini diharapkan tetap berlanjut.

Rabu (04/04/2018) siang tadi, Sukmawati menyampaikan permintaan maaf tersebut setelah mendapat kecaman dan desakan dari berbagai pihak. Sementara itu, berbagai kelompok masyarakat telah ramai-ramai melaporkan Sukmawati ke kepolisian sejak Selasa kemarin.

“Meminta aparat penegak hukum untuk memproses sesuai koridor hukum atas delik pidana penistaan agama, agar tercipta kehidupan saling hormat menghormati dalam bingkai NKRI,” ujar Ketua Ikatan Dai Indonesia Jawa Timur (IKADI Jatim), KH Muhammad Shaleh Drehem, dalam pernyataannya di Surabaya kemarin terkait kasus Sukmawati itu.

Baca: KSHUMI: Permintaan Maaf Sukmawati Tak Menghapuskan Perbuatan Pidana

Menyikapi keresahan umat dan bangsa perihal puisi Sukmawati yang dinilai melecehkan syariat Islam, Pengurus Wilayah PW IKADI Jatim menyatakan, sangat menyesalkan bahwa perilaku penistaan terhadap agama Islam terus berulang, apalagi dilakukan oleh seorang yang menyatakan Muslimah.

“Bahwa tidaklah tepat membenturkan agama dengan budaya, karena keduanya sesungguhnya saling menguatkan dalam kehidupan bernegara. Ketidakpahaman atas syariat tidaklah menjadi pembenaran untuk melakukan penilaian pada ruang ilmu yang belum dikuasinya,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemahaman akan agama haruslah menjadi prioritas bagi semua pihak yang kompeten. “Termasuk kewajiban bagi kami untuk memberikan ruang keilmuan dan dialog agar peristiwa pelecehan, penistaan agama tidak timbul lagi.”

Baca: Pelapor Sukmawati: Minta Maaf Diterima, Proses Hukum Harus Lanjut

Jika Sukmawati memang menyadari kekhilafannya, maka dia harus bertaubat, banyak istighfar. Selain juga meminta maaf kepada umat Islam dan belajar Islam dengan baik.

“IKADI dengan tagline-nya rahmatan lil ‘alamien, siap menerima jika yang bersangkutan mau belajar dan memahami Islam yang indah, Islam yang menebar rahmat bagi ummat dan bangsa,” pungkasnya.*

Baca: HNW: Kasus Sukmawati Tantangan Polisi Menegakkan Hukum

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ormas Islam NTB Dampingi Perekam Video Dugaan Penyebar Misi Berkedok Bantuan

Ormas Islam NTB Dampingi Perekam Video Dugaan Penyebar Misi Berkedok Bantuan

Muhammadiyah Kecam Teror Terhadap Amien Rais

Muhammadiyah Kecam Teror Terhadap Amien Rais

KH Arifin Ilham: Mukmin Cinta Allah, Pasti Cinta Al-Qur’an

KH Arifin Ilham: Mukmin Cinta Allah, Pasti Cinta Al-Qur’an

Mati Syahid, Cita-cita Paling Diminati anak-anak di Gaza

Mati Syahid, Cita-cita Paling Diminati anak-anak di Gaza

Indonesia Tekankan agar Myanmar Segera Buka Akses Bantuan Kemanusiaan

Indonesia Tekankan agar Myanmar Segera Buka Akses Bantuan Kemanusiaan

Baca Juga

Berita Lainnya